Ambisi Petarung Liberia pada Gelaran ONE: Conquest Of Kings - Kompas.com

Ambisi Petarung Liberia pada Gelaran ONE: Conquest Of Kings

Kompas.com - 12/07/2017, 18:52 WIB
Petarung MMA asal Liberia, Jerome S Paye, berambisi meraih kemenangan perdananya pada ONE Championship.ONE Championship Petarung MMA asal Liberia, Jerome S Paye, berambisi meraih kemenangan perdananya pada ONE Championship.

SURABAYA, KOMPAS.com - Petarung asal Liberia, Jerome S Paye, sudah siap menghadapi petinju Thailand, Yodsanan “Little Tyson” Sityodtong, dalam salah satu laga ONE: Conquest Of Kings, di Surabaya, 29 Juli 2017.

Paye menjalani debut dalam ajang ONE Championship dengan menghadapi petarung asal China, Li Haojie, pada Februari 2016.

Kala itu, Paye menelan kekalahan angka dari Li Haojie. Kemudian, pada Januari 2017, Paye juga ditaklukkan oleh petarung Indonesia, Stefer Rahadian.

Oleh karena itulah, Paye ingin menjadikan gelaran ONE: Conquest Of Kings sebagai momentum untuk meraih kemenangan perdananya.

"Saya sangat bersemangat untuk menjalani pertarungan selanjutnya. Saya ingin menunjukkan kemampuan saya kepada para fans di Asia," ujar Paye dalam rilis yang diterima KOMPAS.com.

Baca: Respons Positif Jelang Pertarungan ONE Championship di Surabaya

"Bagi setiap petarung hebat, bisa meraih kemenangan pada organisasi MMA internasional sekelas ONE Championship merupakan mimpi mereka," ucap dia.

Meski begitu, misi Paye untuk meraih kemenangan perdana tidaklah mudah. Sang lawan, Sityodtong, pernah meraih gelar kelas bulu super WBA dan dikenal memiliki pukulan bertenaga.

Sityodtong memiliki rekor 47 kemenangan knockout saat bertinju, dan sudah mencatatkan dua kemenangan dalam ajang ONE Championship.

Kendati demikian, Paye sama sekali tak gentar. Ia sangat berambisi untuk mengharumkan nama negaranya, Liberia, di kancah pertarungan ONE Championship.

Baca: Ada Laga Tambahan pada Gelaran ONE: Conquest Of Kings

"Ini adalah sebuah kesempatan istimewa untuk mewakili Liberia di ajang ONE Championship. Tidak semuanya mendapatkan kesempatan ini," tutur Paye.

"Selain itu, momen ini juga menjadi sebuah platform bagi seluruh fan di seluruh dunia untuk mengetahui tentang Liberia," kata pria 39 tahun itu.

Paye pun yakin, seni bela diri campuran (MMA) memiliki potensi untuk menjadi salah satu olahraga terkemuka di Liberia pada masa mendatang.

EditorPipit Puspita Rini
Komentar

Terkini Lainnya

Golkar Akui Butuh Waktu untuk Alihkan Dukungan Konstituen dari Prabowo kepada Jokowi

Golkar Akui Butuh Waktu untuk Alihkan Dukungan Konstituen dari Prabowo kepada Jokowi

Nasional
Diduga Gangguan Jiwa, Emak yang Gigit Polisi Dititipkan di Rumah Sakit

Diduga Gangguan Jiwa, Emak yang Gigit Polisi Dititipkan di Rumah Sakit

Regional
Golkar Optimistis Basis Pemilih Prabowo Akan Memilih Jokowi di 2019

Golkar Optimistis Basis Pemilih Prabowo Akan Memilih Jokowi di 2019

Nasional
Menengok Cantiknya 'Underpass' di Perempatan Lebak Bulus

Menengok Cantiknya "Underpass" di Perempatan Lebak Bulus

Megapolitan
'Pisang Seribu' di Sawangan Kerap Ditawar dengan Harga Ratusan Ribu

"Pisang Seribu" di Sawangan Kerap Ditawar dengan Harga Ratusan Ribu

Megapolitan
AS Bakal Berikan Paket Sanksi Baru ke Korea Utara

AS Bakal Berikan Paket Sanksi Baru ke Korea Utara

Internasional
Empat Tersangka dan Barang Bukti 1,6 Ton Sabu Dibawa ke Mabes Polri Hari Ini

Empat Tersangka dan Barang Bukti 1,6 Ton Sabu Dibawa ke Mabes Polri Hari Ini

Regional
Karena Permintaan Sang Ayah, Terpidana Ini Lolos dari Hukuman Mati

Karena Permintaan Sang Ayah, Terpidana Ini Lolos dari Hukuman Mati

Internasional
Anies Tak Ragu Tutup 36 Diskotek jika Terbukti Edarkan Narkoba

Anies Tak Ragu Tutup 36 Diskotek jika Terbukti Edarkan Narkoba

Megapolitan
Dhawiya dan Kekasih, Senasib Bersama hingga di Penjara...

Dhawiya dan Kekasih, Senasib Bersama hingga di Penjara...

Megapolitan
Dilaporkan ke Polisi soal Penutupan Jatibaru, Anies Lempar Senyum

Dilaporkan ke Polisi soal Penutupan Jatibaru, Anies Lempar Senyum

Megapolitan
Memprihatinkan, Nenek 80 Tahun Bertahan Hidupi Dua Anaknya yang Gangguan Jiwa

Memprihatinkan, Nenek 80 Tahun Bertahan Hidupi Dua Anaknya yang Gangguan Jiwa

Regional
Ganjil Genap di Tol, Ini Perkiraan Efeknya bagi Lalu Lintas dari Bekasi

Ganjil Genap di Tol, Ini Perkiraan Efeknya bagi Lalu Lintas dari Bekasi

Megapolitan
Bisa Berjalan Lagi, Jadi Impian Besar Pria Tergemuk di Dunia

Bisa Berjalan Lagi, Jadi Impian Besar Pria Tergemuk di Dunia

Internasional
Kisah Pensiunan Bawaslu Hasilkan Miniatur Cantik Berbahan Limbah

Kisah Pensiunan Bawaslu Hasilkan Miniatur Cantik Berbahan Limbah

Regional
Close Ads X