Bulu Tangkis SEA Games, Putera Indonesia Bertemu Thailand di Semifinal - Kompas.com

Bulu Tangkis SEA Games, Putera Indonesia Bertemu Thailand di Semifinal

Kompas.com - 10/07/2017, 16:54 WIB
Pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting bertanding melawan pemain tunggal putra India, HS Prannoy pada pertandingan babak pertama BCA Indonesia Open Super Series Premier (BIOSSP) 2017 di Jakarta Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Rabu (14/6/2017). Ia gagal melaju ke babak kedua setelah kalah dengan skor 13-21 18-21. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMOKOMPAS.com/KRISTIANTO PURNOMO Pemain bulu tangkis tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting bertanding melawan pemain tunggal putra India, HS Prannoy pada pertandingan babak pertama BCA Indonesia Open Super Series Premier (BIOSSP) 2017 di Jakarta Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Rabu (14/6/2017). Ia gagal melaju ke babak kedua setelah kalah dengan skor 13-21 18-21. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

JAKARTA, Kompas.com - Manajer Tim bulutangkis SEA Games 2017, Susy Susanti, mengutarakan pendapatnya soal hasil undian pertandingan beregu di pesta olahraga se Asia Tenggara tersebut. SEA Games 2017 rencananya akan dihelat di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Agustus mendatang.

Berdasarkan hasil undian, tim putra Indonesia yang merupakan juara bertahan, berada di urutan teratas daftar unggulan. Di babak perempat final, Indonesia akan menantang Kamboja. Jika lolos, pemenang antara Thailand vs Vietnam akan menjadi calon lawan tim Indonesia.

Sedangkan di pool bawah, Malaysia yang merupakan unggulan kedua, dihadapkan dengan tim Laos. Langkah Malaysia ke final tampaknya cukup terbuka, jika lolos ke semifinal mereka tinggal menanti pemenang duel antara Singapura dan Myanmar.

Di bagian beregu putri, tim Indonesia yang merupakan unggulan kedua, bakal berhadapan dengan tim Laos. Di semifinal, putri-putri Indonesia kemungkinan akan menantang tim tuan rumah Malaysia. Sedangkan tim Thailand yang merupakan juara bertahan sekaligus unggulan pertama, mendapat bye di babak perempat final. Pada laga semifinal, Thailand akan bertemu dengan pemenang antara Singapura dan Vietnam.

“Buat kami, kami siap ketemu siapa saja. Kalau memang mau menang, harus bisa mengalahkan semuanya. Kami harus kerja keras, fokus. Kans kami cukup besar di beregu putra, memang kami membidik emas di nomor ini,” ujar Susy kepada Badmintonindonesia.org.

“Tim putri Indonesia kemungkinan bertemu Malaysia di semifinal dan Thailand di final. Peluang bertemu Malaysia memang lebih besar ketimbang ketemu Thailand. Jika bertemu Thailand di final, peluangnya 51-49 untuk keunggulan Thailand, tetapi tidak menutup kemungkinan kita bisa,” sambung Susy.

“Saya berharap dari sektor ganda putri di mana ada pasangan Greysia Polii/Apriani Rahayu yang baru menjuarai Thailand Grand Prix Gold 2017. Ganda putri kita juga mengalahkan beberapa ganda putri Thailand dan ini tentunya menambah kepercayaan diri mereka, semoga kali ini bisa menang lagi dan tinggal mencari satu nomor dari tunggal,” sebut Susy.

Tim bulutangkis Indonesia menargetkan tiga medali emas di SEA Games 2017. Seperti yang diungkapkan Susy, nomor-nomor yang menjadi andalan adalah beregu putra, ganda putra, ganda campuran dan ganda putri.

Penyelenggaraan SEA Games 2017 yang bersamaan dengan World Championships 2017 membuat tim bulutangkis Indonesia harus membelah kekuatan. Pemain-pemain top seperti Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang dua tahun lalu meraih perak di SEA Games Singapura 2015, kali ini absen dan berlaga di World Championships 2017 yang berlangsung di Glasgow, Skotlandia.  


EditorTjahjo Sasongko

Komentar

Terkini Lainnya

Sopir Pingsan, Penumpang Mengerem Bus yang Hampir Jatuh ke Jurang

Sopir Pingsan, Penumpang Mengerem Bus yang Hampir Jatuh ke Jurang

Internasional
Pansus Angket KPK Sampaikan Laporkan Kerja di Paripurna DPR

Pansus Angket KPK Sampaikan Laporkan Kerja di Paripurna DPR

Nasional
Saat Jokowi Lupa Memberikan Hadiah Sepeda Kepada Syamroni...

Saat Jokowi Lupa Memberikan Hadiah Sepeda Kepada Syamroni...

Regional
Aktivitas Gunung Agung Meningkat, 57 Ribu Jiwa Mengungsi

Aktivitas Gunung Agung Meningkat, 57 Ribu Jiwa Mengungsi

Regional
Dari Jual Madu, Salahudin Bangun Perpustakan Keliling untuk Anak-anak di Pelosok

Dari Jual Madu, Salahudin Bangun Perpustakan Keliling untuk Anak-anak di Pelosok

Regional
Terpopuler Megapolitan: Pernyataan Istri Pendiri Situs Nikah Siri dan Ulah Joker

Terpopuler Megapolitan: Pernyataan Istri Pendiri Situs Nikah Siri dan Ulah Joker

Megapolitan
Berita Terpopuler: Pemilu Jerman, Larangan ke AS, dan Kuburan Massal

Berita Terpopuler: Pemilu Jerman, Larangan ke AS, dan Kuburan Massal

Internasional
Kejang karena Diduga Konsumsi PCC, Seorang Wanita Dilarikan ke RS

Kejang karena Diduga Konsumsi PCC, Seorang Wanita Dilarikan ke RS

Regional
Novanto Hadirkan Ahli Pidana dan Administrasi Negara dalam Sidang Praperadilan

Novanto Hadirkan Ahli Pidana dan Administrasi Negara dalam Sidang Praperadilan

Nasional
Abe Segera Bubarkan Parlemen dan Umumkan Pemilu Dini

Abe Segera Bubarkan Parlemen dan Umumkan Pemilu Dini

Internasional
Cuaca Selasa Ini di Jabodetabek, Hujan Ringan dari Siang hingga Malam

Cuaca Selasa Ini di Jabodetabek, Hujan Ringan dari Siang hingga Malam

Megapolitan
Akhir Investigasi Kasus Bayi Debora dan Sanksi untuk RS Mitra Keluarga Kalideres

Akhir Investigasi Kasus Bayi Debora dan Sanksi untuk RS Mitra Keluarga Kalideres

Megapolitan
Setelah Demo Tuntut Perbaikan Fasilitas, Napi di Rutan Idi Dipindah

Setelah Demo Tuntut Perbaikan Fasilitas, Napi di Rutan Idi Dipindah

Regional
Korut Klaim Presiden Trump Sudah “Umumkan Pernyataan Perang”

Korut Klaim Presiden Trump Sudah “Umumkan Pernyataan Perang”

Internasional
Mengapa Dinas Kesehatan Tidak Cabut Izin RS Mitra Keluarga Kalideres?

Mengapa Dinas Kesehatan Tidak Cabut Izin RS Mitra Keluarga Kalideres?

Megapolitan
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM