Skorsing 6 Atlet, Pengurus Taekwondo Diadukan ke Kementerian PPA - Kompas.com

Skorsing 6 Atlet, Pengurus Taekwondo Diadukan ke Kementerian PPA

Kontributor Bali, Robinson Gamar
Kompas.com - 09/07/2017, 14:11 WIB
Siti Sapurah dari P2TP2A Denpasar KOMPAS.com/SRI LESTARI Siti Sapurah dari P2TP2A Denpasar

DENPASAR, KOMPAS.com - Aktivis pemerhati anak sekaligus pengacara, Siti Sapurah mengadukan pengurus Taekwondo (TI) Bali ke Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Anak (PPA) RI.

Hal ini karena TI Bali menskorsing 6 atlet TI Kota Denpasar. Keenamnya adalah Putu Oka Mahendra, I Wayan Divayana Ranendra Putra, Julianto Putu Oka S, I Putu Bagus Paramananda, K Mira Adelia Putra serta Ni Kadek Nia Ananda Suryandari.

Diadukannya TI Bali setelah langkah mediasi oleh sejumlah pihak di Bali menemui jalan buntu.

"Hari ini saya berangkat ke Jakarta untuk bertemu Ibu Menteri (PPA)," kata Siti Sapurah, Minggu (9/7/2017).

Baca juga: Kemhan Gelar Turnamen Terbuka Taekwondo Tingkat Nasional

Menurut Sapurah, 6 pelajar di Kota Denpasar diskorsing TI Bali pada Oktober tahun 2016. Menurutnya, persoalan ini bermula dari adanya polemik antara TI Bali dan TI Denpasar.

Seorang pengurus TI Denpasar diskorsing karena dianggap mencemarkan nama baik ketua TI Bali. Keenam pelajar terkena dampak karena saat mengikuti kejuaraan Malaysia Open mereka sempat foto bersama dengan pengurus TI Denpasar yang terkenal skorsing. Keenamnya kemudian dipulangkan dari Malaysia.

Selain dipulangkan dari Malaysia, keenamnya diskorsing sehingga tidak diperbolehkan mengikuti seluruh kejuaraan pada berbagai level, termasuk pekan olahraga dan seni pelajar di Kota Denpasar pada April 2017.

"Tidak ada kesalahan apa-apa dari anak-anak ini, kenapa mereka yang jadi korban," ujar Sapurah.

Polemik terus berlanjut. Sejumlah pihak telah berupaya untuk melakukan mediasi tapi menemui jalan buntu. Cara TI Bali ini dianggap menghambat langkah anak-anak tersebut untuk mengembangkan bakat dan prestasi. Karena itu perlu diadukan ke Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak.

"Semangat kami adalah menyelamatkan masa depan anak-anak ini," ujar Sapurah.

Baca juga: Soal Persatuan, Politisi harus Meniru Para Atlet

Perjuangan para atlet ini bertujuan agar bisa mengikuti pekan olahraga provinsi (Porprov) Bali tahun 2017.

Rencananya, Sapurah akan diterima langsung oleh Menteri PPA pada Senin (10/6/2017).

PenulisKontributor Bali, Robinson Gamar
EditorTjahjo Sasongko
Komentar

Terkini Lainnya

Sopir Pingsan, Penumpang Mengerem Bus yang Hampir Jatuh ke Jurang

Sopir Pingsan, Penumpang Mengerem Bus yang Hampir Jatuh ke Jurang

Internasional
Pansus Angket KPK Sampaikan Laporkan Kerja di Paripurna DPR

Pansus Angket KPK Sampaikan Laporkan Kerja di Paripurna DPR

Nasional
Saat Jokowi Lupa Memberikan Hadiah Sepeda Kepada Syamroni...

Saat Jokowi Lupa Memberikan Hadiah Sepeda Kepada Syamroni...

Regional
Aktivitas Gunung Agung Meningkat, 57 Ribu Jiwa Mengungsi

Aktivitas Gunung Agung Meningkat, 57 Ribu Jiwa Mengungsi

Regional
Dari Jual Madu, Salahudin Bangun Perpustakan Keliling untuk Anak-anak di Pelosok

Dari Jual Madu, Salahudin Bangun Perpustakan Keliling untuk Anak-anak di Pelosok

Regional
Terpopuler Megapolitan: Pernyataan Istri Pendiri Situs Nikah Siri dan Ulah Joker

Terpopuler Megapolitan: Pernyataan Istri Pendiri Situs Nikah Siri dan Ulah Joker

Megapolitan
Berita Terpopuler: Pemilu Jerman, Larangan ke AS, dan Kuburan Massal

Berita Terpopuler: Pemilu Jerman, Larangan ke AS, dan Kuburan Massal

Internasional
Kejang karena Diduga Konsumsi PCC, Seorang Wanita Dilarikan ke RS

Kejang karena Diduga Konsumsi PCC, Seorang Wanita Dilarikan ke RS

Regional
Novanto Hadirkan Ahli Pidana dan Administrasi Negara dalam Sidang Praperadilan

Novanto Hadirkan Ahli Pidana dan Administrasi Negara dalam Sidang Praperadilan

Nasional
Abe Segera Bubarkan Parlemen dan Umumkan Pemilu Dini

Abe Segera Bubarkan Parlemen dan Umumkan Pemilu Dini

Internasional
Cuaca Selasa Ini di Jabodetabek, Hujan Ringan dari Siang hingga Malam

Cuaca Selasa Ini di Jabodetabek, Hujan Ringan dari Siang hingga Malam

Megapolitan
Akhir Investigasi Kasus Bayi Debora dan Sanksi untuk RS Mitra Keluarga Kalideres

Akhir Investigasi Kasus Bayi Debora dan Sanksi untuk RS Mitra Keluarga Kalideres

Megapolitan
Setelah Demo Tuntut Perbaikan Fasilitas, Napi di Rutan Idi Dipindah

Setelah Demo Tuntut Perbaikan Fasilitas, Napi di Rutan Idi Dipindah

Regional
Korut Klaim Presiden Trump Sudah “Umumkan Pernyataan Perang”

Korut Klaim Presiden Trump Sudah “Umumkan Pernyataan Perang”

Internasional
Mengapa Dinas Kesehatan Tidak Cabut Izin RS Mitra Keluarga Kalideres?

Mengapa Dinas Kesehatan Tidak Cabut Izin RS Mitra Keluarga Kalideres?

Megapolitan
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM