Jonatan Christie Buka Suara soal Kekalahannya dari Lin Dan - Kompas.com

Jonatan Christie Buka Suara soal Kekalahannya dari Lin Dan

Nugyasa Laksamana
Kompas.com - 22/06/2017, 17:33 WIB
KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMO Pemain tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie bertanding melawan pemain tunggal putra China, Chen Long pada pertandingan babak kedua BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Kamis (15/6/2017). Ia gagal melaju ke perempat final setelah kalah dengan skor 9-21 dan 7-21.

SYDNEY, KOMPAS.com - Pebulu tangkis tunggal putra nasional, Jonatan Christie, tersingkir dari Australia Terbuka 2017 setelah dikalahkan Lin Dan (China) pada laga babak kedua di Sydney Olympic Park, Kamis (22/6/2017).

Jonatan menelan kekalahan 14-21,19-21 dalam waktu 43 menit. Kendati demikian, pemuda 19 tahun tersebut mengaku puas dengan penampilannya.

"Pada gim kedua, saya cukup puas dengan penampilan saya. Lin Dan kelihatan benar-benar mengejar shuttlecock," ujar Jonatan seperti dilansir Badminton Indonesia.

"Sayangnya saya melakukan kesalahan pada akhir gim kedua. Senar raket saya bergeser, jadi tensinya berubah dan memengaruhi arah pukulan saya," kata Jonatan.

Performa Jonatan memang tergolong impresif pada awal gim kedua. Saat itu, dia sempat memimpin dengan kedudukan 7-1.

Namun, perlahan Lin Dan bangkit dan membuat kedudukan menjadi 18-18. Perolehan poin Jonatan kemudian tersalip karena melakukan kesalahan beruntun.

"Saya sudah bisa menerapkan strategi permainan, terutama pada gim kedua. Namun, pengalaman memang berbicara. Lin Dan seperti bisa membaca pukulan-pukulan saya, dia selalu siap," tutur Jonatan.

"Sebaliknya, permainan Lin Dan sulit saya baca, terutama permainan depan net. Kalau dia sudah memberi pukulan tipuan, itu sulit sekali, sampai kaki terasa tersentak-sentak," ucap Jonatan.

Dengan kekalahan Jonatan, maka Indonesia hanya mengirim satu wakil ke laga perempat final Australia Open Super Series 2017 lewat pasangan ganda campuran Praveen Jordan/Debby Susanto.

Pasangan ganda putra "gado-gado" Hendra Setiawan (Indonesia)/Tan Boon Heong (Malaysia) juga lolos ke perempat final setelah menang atas Lee Yang/Lee Jhe-Huei (Taiwan), dengan skor 21-17, 21-11.

PenulisNugyasa Laksamana
EditorAloysius Gonsaga AE
Komentar