Mathias Boe Ungkap Kekesalannya pada Suporter Indonesia - Kompas.com

Mathias Boe Ungkap Kekesalannya pada Suporter Indonesia

Ridwan Aji Pitoko
Kompas.com - 21/06/2017, 16:30 WIB
KRISTIANTO PURNOMO Pemain ganda putra Denmark, Mathias Boe - Carsten Mogensen meluapkan kegembiraan setelah berhasil mengalahkan pemain ganda putra Indonesia, Fajar Alfian - Muhammad Rian Ardianto pada pertandingan semifinal BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017 di Plenary Hall, Jakarta Convention Center, Sabtu (17/6/2017). Boe - Mogensen melaju ke final setelah menang dengan skor 21-17 18-21 21-12. KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO

JAKARTA, KOMPAS.com - Atlet bulu tangkis asal Denmark Mathias Boe mengungkapkan kekesalannya di sela-sela konferensi pers, setelah mengalahkan wakil Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dalam semifinal BCA Indonesia Open Superseries Premier 2017, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Sabtu (17/6/2017).

Video kemarahan Boe tersebut kemudian viral di media sosial dan terus dibagikan oleh netizen Indonesia.

Salah seorang netizen yang membagikan video itu adalah Winner-Jhonshon Bokara di Facebook.

"Bangsa kita yang memalukan," tulis Jhonshon dalam status unggahan video tersebut pada Selasa (20/6/2017).

Ungkapan Jhonshon tersebut merupakan refleksi atas apa yang dikeluhkan oleh Boe dalam video berdurasi satu menit 18 detik itu.

"Di akun Instagram, Twitter, dan Facebook saya mendapatkan ancaman atas hidup saya. Saya disebut macam-macam dan di sini kalian duduk dan tertawa. Padahal jika Anda mengancam hidup seseorang di negara lain Anda bisa dipenjara, tetapi di sini hanya dianggap bercanda," ucap Boe.

Serangan netizen Indonesia ke akun media sosial milik Boe tak terlepas dari aksi kontroversialnya setelah mengalahkan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto.

Saat menghadapi Fajar/Rian, Boe dan pasangannya, Mogensen memang disoraki oleh sebagian penonton di tribun JCC. Boe kemudian membalasnya dengan mengacungkan jari telunjuk di depan mulutnya sebagai isyarat agar penonton diam.

"Saya mendapatkan ratusan ancaman di media sosial, saya sadar itu hanya bentuk kemarahan dari penggemar. Tidak menghormati saya tidak apa-apa, tetapi mendapatkan ancaman atas hidup benar-benar tidak lucu," tambah Boe.

Boe bahkan menyebut jika ancaman tersebut dianggap lucu oleh seseorang di Indonesia maka seseorang tersebut membutuhkan pendidikan yang layak dari orang tuanya.

Selepas mengatakan hal tersebut, Boe langsung beranjak dari tempat duduknya dan pergi meninggalkan area jumpa pers.

Video yang diunggah Jhonshon itu kemudian mendapatkan tanggapan beragam dari netizen.

"Mari men-support bangsa dengan cara yang berkelas, bukan cara yang kasar atau kampungan. Kita akan dianggap bangsa yang terbelakang," tulis akun Sintia Utami.

Sedangkan akun Pacik Pacik Pacik tidak sependapat dengan caption Jhonshon yang seolah-olah memojokkan bangsa Indonesia.

"Bangsa kita itu santun, apa yang terjadi semua ini kan karena akibat, artinya ada yang memprovokasi," tulis dia.

PenulisRidwan Aji Pitoko
EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Terkini Lainnya

Saat Jokowi Lupa Memberikan Hadiah Sepeda Kepada Syamroni...

Saat Jokowi Lupa Memberikan Hadiah Sepeda Kepada Syamroni...

Regional
Aktivitas Gunung Agung Meningkat, 57 Ribu Jiwa Mengungsi

Aktivitas Gunung Agung Meningkat, 57 Ribu Jiwa Mengungsi

Regional
Dari Jual Madu, Salahudin Bangun Perpustakan Keliling untuk Anak-anak di Pelosok

Dari Jual Madu, Salahudin Bangun Perpustakan Keliling untuk Anak-anak di Pelosok

Regional
Terpopuler Megapolitan: Pernyataan Istri Pendiri Situs Nikah Siri dan Ulah Joker

Terpopuler Megapolitan: Pernyataan Istri Pendiri Situs Nikah Siri dan Ulah Joker

Megapolitan
Berita Terpopuler: Pemilu Jerman, Larangan ke AS, dan Kuburan Massal

Berita Terpopuler: Pemilu Jerman, Larangan ke AS, dan Kuburan Massal

Internasional
Kejang karena Diduga Konsumsi PCC, Seorang Wanita Dilarikan ke RS

Kejang karena Diduga Konsumsi PCC, Seorang Wanita Dilarikan ke RS

Regional
Novanto Hadirkan Ahli Pidana dan Administrasi Negara dalam Sidang Praperadilan

Novanto Hadirkan Ahli Pidana dan Administrasi Negara dalam Sidang Praperadilan

Nasional
Abe Segera Bubarkan Parlemen dan Umumkan Pemilu Dini

Abe Segera Bubarkan Parlemen dan Umumkan Pemilu Dini

Internasional
Cuaca Selasa Ini di Jabodetabek, Hujan Ringan dari Siang hingga Malam

Cuaca Selasa Ini di Jabodetabek, Hujan Ringan dari Siang hingga Malam

Megapolitan
Akhir Investigasi Kasus Bayi Debora dan Sanksi untuk RS Mitra Keluarga Kalideres

Akhir Investigasi Kasus Bayi Debora dan Sanksi untuk RS Mitra Keluarga Kalideres

Megapolitan
Setelah Demo Tuntut Perbaikan Fasilitas, Napi di Rutan Idi Dipindah

Setelah Demo Tuntut Perbaikan Fasilitas, Napi di Rutan Idi Dipindah

Regional
Korut Klaim Presiden Trump Sudah “Umumkan Pernyataan Perang”

Korut Klaim Presiden Trump Sudah “Umumkan Pernyataan Perang”

Internasional
Mengapa Dinas Kesehatan Tidak Cabut Izin RS Mitra Keluarga Kalideres?

Mengapa Dinas Kesehatan Tidak Cabut Izin RS Mitra Keluarga Kalideres?

Megapolitan
Gunung Agung Status Awas, AirNav Bentuk 'Crisis Center'

Gunung Agung Status Awas, AirNav Bentuk "Crisis Center"

Regional
Gunung Agung Erupsi, 6 Bandara Siaga Tampung Penerbangan Internasional

Gunung Agung Erupsi, 6 Bandara Siaga Tampung Penerbangan Internasional

Regional
Close Ads X
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM