Ingin Sembuhkan Cedera Bahu, Kevin Batal ke Australia - Kompas.com

Ingin Sembuhkan Cedera Bahu, Kevin Batal ke Australia

Kompas.com - 15/06/2017, 21:54 WIB
badmintonindonesia Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon tersingkir di babak awal BCA indonesia Open SSP 2017


JAKARTA, Kompas.com - Pasangan Marcus Fernaldi Gideon/ Kevin Sanjaya Sukamuljo akhirnya memutuskan untuk absen di kejuaraan Australia Open Super Series 2017.

Pasangan yang merupakan  juara bertahan ini urung berangkat ke Sydney karena Kevin ingin  fokus pada penyembuhan cedera bahu yang dialaminya sejak pekan lalu.

Hal ini pula yang menyebabkan Marcus/Kevin tak dapat tampil maksimal di ajang BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017. Keduanya dikalahkan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen (Denmark), dengan skor 16-21, 16-21 di babak pertama.

Menurut kepala  pelatih ganda putera  Herry Iman Pierngadi, batalnya keberangkatan ini memang disebabkan cedera yang dilami Kevin. "Minggu lalu saat latihan dia mendengar ada yang bunyi di bahunya. Langsung saya suruh berhenti latihan. Kemudian cek MRI, hasilnya ternyata ada satu dari empat otot di bahunya yang sobek, ada peradangan juga," kata Herry.

Menurut Herry, saat itu Kevin belum memutuskan untuk tetap berpartisipasi di BCA Indonesia Open Super Series Premier 2017.  Apalagi setelah berobat ke dokter dan terapi, hari Minggu sebelum pertandingan dimulai, menurutnya ada kemajuan. "Saat itu dia mengatakan masih mau mencoba bertanding, karena dia hanya bermasalah kalau memukul bola-bola atas, sedangkan bola-bola bawah tidak ada masalah sama sekali," ungkapnya.

Namun waktu dicoba di latihan sih bisa, kita tidak akan tahu sebelum mencoba di pertandingan sebenarnya. Tetapi bisa dilihat sendiri penampilan dia di pertandingan bagaimana. Memang Kevin tidak maksimal, dia masih menjaga-jaga. Kelihatan sekali seperti kalau pemain sedang menahan sakit.

Kondisi Kevin ini mau tdiak mau berpengaruh pada pasangannya, Marcus Gideon Fernaldi. "Memang dia jadi kepikiran, ada sedikit rasa was-was. Karakternya Marcus itu memang seperti itu, harus perfect. Jadi waktu partnernya cedera, dia agak terpengaruh," ungkap Herry.

Keputusan mundur dari Australia Open selain karena alasan cedera, juga agar pasangan utama dunia ini bisa lebih fokus pada terget juara di kejuaraan dunia, Agustus mendatang. "Alasan pertama memang soal cederanya, kalau dipaksakan tanding lagi, takutnya nanti akan tambah parah. Kedua, memang mereka lebih fokus ke kejuaraan dunia. Bukan mengesampingkan Australia Open, apalagi kondisi Kevin sedang seperti ini. Marcus/Kevin sudah pernah juara di Australia Open, dan di kejuaraan dunia belum. Selain itu, kejuaran dunia gengsinya lebih tinggi."

Herry berharap Kevind apat segera pulih cederanya. Ini bisa dilakukan apabila Kevin secara disiplin menjalani prtogram pemulihan. "Antara lain istirahat total.   Boleh latihan sedikit, tetapi latihannya dijaga, jadi nggak bisa seratus persen program dijalankan, kalau terasa sakit ya nggak usah dilakukan dulu, jadi latihannya akan kami modifikasi."

Namun Herry yakin Kevin memiliki motivasi tinggi untuk segera pulih. "Balik lagi ke pemainnya, kalau menurut saya, Kevin ini model orangnya nggak terlalu sensitif, nggak terlalu mikirin, ini menurut pendapat saya yang sehari-hari bersama Kevin. Ada kan atlet yang sakit cedera dirasain, ya istilahnya Kevin itu nggak manja."

EditorTjahjo Sasongko
Komentar