Curry Mungkin Langgar Tradisi Pascafinal NBA - Kompas.com

Curry Mungkin Langgar Tradisi Pascafinal NBA

Kompas.com - 15/06/2017, 13:22 WIB
NBA Stephen Curry

LOS ANGELES, Kompas.com - Bintang klub Golden State Warriors, Stephen Curry mengatakan mungkin tidak akan ikut apabila klubnya sebagai juara NBA sesuai tradisi menerima undangan untuk berkunjung ke Gedung Putih.

"Saya pernah ditanya masalah ini beberapa bulan lalu. Jika kami menjadi juara NBA dan dapat undangan itu, apa yang akan saya lakukan?" kata Curry. "Saya jawab, saya tidak akan pergi. Sekarang saya masih berpendapat seperti itu."

Warriors memastikan diri keluar sebagai juara NBA setelah mengalahkan Cleveland Cavaliers 4-1 dengan  keunggulan 129-120 di gim kelima. Ini merupakan gelar juara kedua NBA buat Warriors dan tiga tahun terakhir.

Undangan berkunjung ke Gedung Putih buat klub profesional juara liga olahraga besar Amerika memang merupakan tradisi. Januari lalu, sebelum mundur, Presiden Barack Obama mengundang  klub Chicago Cubs yang baru saja menjuarai Liga Bisbol Utama.

Namun kebijakan yang diambil Presiden AS saat ini, Donald Trump, belakangan kerap mengecewakan para atlet profesional AS, terutama dari mereka yang berkulit hitam.

Namun Curry menyadari ini adalah keputusan yang sifatnya sangat pribadi. "Sebagai tim tentu kita akan membicarakan masalah ini," kata Curry.  "ini momen kebersamaan buat kami sekaligus merayakan apa yang telah kami capai. Kami hanya tak ingin semua upcara dan tradisi tersebut mengganggu  apa yang telah kami capai tahun ini."

"Kami akan  menyelesaikannya dengan bertanggungjawab dan melakukan hal yang pantas secara individual mau pun sebagai tim," kata Curry lagi.

Ketidaksukaan Curry terhadap Trump mendapat dukungan dari pelatih Warriors, Steve Kerr. Mei lalu, ia mengecam terpilihnya Trump sebagai presiden AS. "Anda tak bisa melihat kualitas pada Trump berkaitan dengan kemampuan berkomunikasi dan semangat. Untuk menjadi pemimpin yang baik,  harus ada kualitas berkaitan dengan hal di atas. Apa ada orang yang berpendapat bahwa Trump adalah pemimpin yang hebat?" kata Kerr.

EditorTjahjo Sasongko
Komentar

Terkini Lainnya

Depresi, Muhrodin Panjat Pohon Kelapa dari Pagi hingga Malam

Depresi, Muhrodin Panjat Pohon Kelapa dari Pagi hingga Malam

Regional
Overdosis Obat Kuat, Suparno Tewas usai Bercinta dengan PSK

Overdosis Obat Kuat, Suparno Tewas usai Bercinta dengan PSK

Regional
Beda Sikap dengan Pemerintah di Perppu Ormas, PAN Siap Dievaluasi dari Koalisi

Beda Sikap dengan Pemerintah di Perppu Ormas, PAN Siap Dievaluasi dari Koalisi

Nasional
Balas Dendam, ISIS Bunuh 116 Warga Sipil A-Qaryatain di Suriah

Balas Dendam, ISIS Bunuh 116 Warga Sipil A-Qaryatain di Suriah

Internasional
Jokowi Teken PP 43/2017, Anak Korban Tindak Pidana Bisa Ajukan Ganti Rugi

Jokowi Teken PP 43/2017, Anak Korban Tindak Pidana Bisa Ajukan Ganti Rugi

Nasional
Mengapa Anggaran Pilkada 2018 Berpotensi Tembus Rp 20 Triliun?

Mengapa Anggaran Pilkada 2018 Berpotensi Tembus Rp 20 Triliun?

Nasional
Seorang Wanita Selundupkan Ponsel dalam Pembalut untuk Suaminya di Tahanan

Seorang Wanita Selundupkan Ponsel dalam Pembalut untuk Suaminya di Tahanan

Megapolitan
Penjaga Toko Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan

Penjaga Toko Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan

Regional
Karangan Bunga untuk Kahiyang Mulai Dipesan, dari Rp 1 Juta hingga Rp 2 Juta

Karangan Bunga untuk Kahiyang Mulai Dipesan, dari Rp 1 Juta hingga Rp 2 Juta

Regional
Pyongyang Kirim Surat Terbuka 'Tak Biasa' ke Barat

Pyongyang Kirim Surat Terbuka "Tak Biasa" ke Barat

Internasional
Pilkada Jatim, Kiai Kampung Minta Khofifah Lepaskan Jabatan Mensos

Pilkada Jatim, Kiai Kampung Minta Khofifah Lepaskan Jabatan Mensos

Regional
Gelar Aksi Solo Dukung Rohingya, Seorang Aktivis Banglades Dibekuk

Gelar Aksi Solo Dukung Rohingya, Seorang Aktivis Banglades Dibekuk

Internasional
BMKG: Puting Beliung di Kepulauan Seribu Fenomena Alam Biasa

BMKG: Puting Beliung di Kepulauan Seribu Fenomena Alam Biasa

Megapolitan
Bawaslu: Laporan Partai Idaman tentang Pelanggaran Administrasi Belum Lengkap

Bawaslu: Laporan Partai Idaman tentang Pelanggaran Administrasi Belum Lengkap

Nasional
Sudirman Terus Tertunduk Saat Orangtua Italia Jelaskan Kronologi Penembakan Putrinya

Sudirman Terus Tertunduk Saat Orangtua Italia Jelaskan Kronologi Penembakan Putrinya

Megapolitan
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM