Menanti Aksi Gerry Salim pada Seri Kedua IRS 2017 - Kompas.com

Menanti Aksi Gerry Salim pada Seri Kedua IRS 2017

Kompas.com - 19/05/2017, 19:32 WIB
KOMPAS.COM/NUGYASA LAKSAMANA Pebalap Astra Honda Racing Team, Gerry Salim, berpose seusai menjalani latihan di Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, Jumat (19/5/2017).

BOGOR, KOMPAS.com - Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT), Gerry Salim, akan tampil pada seri kedua Indospeed Racing Series (IRS) 2017 kelas Sport 250cc di Sirkuit Sentul, Kabupaten Bogor, 20-21 Mei.

Gerry merupakan salah satu dari tiga pebalap AHRT yang akan tampil pada seri kedua IRS 2017. Dua rider lainnya adalah Rheza Danica Ahrens dan Awhin Sanjaya.

Menurut Gerry, balapan akhir pekan ini akan berjalan sulit. Terlebih lagi, AHRT absen pada seri pertama yang berlangsung 18-19 Maret karena persiapan yang belum matang terkait jadwal dan regulasi.

"Dari segi spek motor sepertinya kalah dengan tim lain. Apalagi motor saya masih memakai spek Asia, sehingga agak sulit untuk mengejar lawan-lawan," kata Gerry saat ditemui KOMPAS.com di paddock AHRT, Jumat (19/5/2017).

"Akan tetapi, setting-an suspensi motor saya sudah nyaman. Saya enggak akan menyerah begitu saja. Nanti akan coba untuk mengejar di tikungan," ucap pebalap 20 tahun itu.

Tahun ini, Gerry juga turun dalam ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2017 kelas Asia Production 250cc (AP250).

Ia berhasil menjadi juara pada dua balapan seri pertama di Sirkuit Johor, Malaysia, lalu pada balapan pertama seri kedua di Sirkuit Chang, Buriram, Thailand.

"Buat saya, IRS menjadi ajang latihan. Saya mau cari setting-an untuk ARRC di Sirkuit Sentul nanti (12-13 Agustus 2017). Apalagi spek motor yang saya pakai di IRS juga sama dengan di ARRC," ucap Gerry.

Gerry dan pebalap kelas Sport 250cc lainnya akan menjalani sesi kualifikasi pada Sabtu (19/5/2017) pukul 14.25 WIB.

Adapun balapan pertama akan digelar pada hari yang sama mulai pukul 16.05 WIB dan berlangsung dalam 12 putaran.


EditorPipit Puspita Rini
Komentar

Terkini Lainnya

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional
Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Regional
Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Regional
Close Ads X