Nadal Prediksikan soal Kebangkitan Murray - Kompas.com

Nadal Prediksikan soal Kebangkitan Murray

Kompas.com - 18/05/2017, 18:32 WIB
AFP/GERARD JULIEN Petenis Spanyol, Rafael Nadal (kiri), dan petenis Inggris Raya, Andy Murray, berpose di atas podium pada seusai laga final Madrid Terbuka 2015 di Caja Magica, Madrid, Spanyol, 10 Mei 2015. Dalam laga itu, Murray menang 6-3, 6-2.

ROMA, KOMPAS.com - Petenis tunggal putra Spanyol, Rafael Nadal, meyakini bahwa Andy Murray (Inggris Raya) akan bangkit kembali pada turnamen Perancis Terbuka 2017.

Performa Murray memang sedang menurun tajam. Sejak awal tahun ini, petenis nomor satu dunia tersebut hanya menjuarai satu dari tujuh turnamen.

Meski begitu, Nadal yakin performa Murray bakal kembali seperti semula, khususnya dalam ajang Perancis Terbuka 2017 yang berlangsung pada 22 Mei-11 Juni.

Baca juga: Murray: Saya Tak Bermain Bagus...

"Murray adalah pemain hebat dan luar biasa. Saya kira dia akan siap untuk Roland Garros (Perancis Terbuka)," ujar Nadal seperti dikutip dari Daily Mail.

"Dia punya waktu satu setengah pekan untuk berlatih dan akan menjadi salah satu kandidat peraih gelar juara," ucap pemain nomor empat dunia itu.


Nadal menuturkan bahwa menjadi pemain nomor satu dunia memang tak mudah karena butuh konsistensi tingkat tinggi.

Nadal pernah menyandang status itu pada 2008, sehingga tahu betul kondisi yang sedang dihadapi Murray.

"Sangat sulit untuk selalu berada di puncak permainan dengan mentalitas yang sama dalam setiap pekan," tutur Nadal.

Pada turnamen teranyar, yakni Italia Terbuka 2017, kiprah Murray hanya sampai pada babak 32 besar. Ia dikalahkan petenis Italia, Fabio Fognini, 2-6, 4-6.

Sementara itu, Nadal sukses melangkah ke 16 besar dan akan melawan Jack Sock (Amerika Serikat) pada Kamis (18/5/2017) malam waktu setempat atau Jumat (19/5/2017) pukul 00.30 WIB.

EditorPipit Puspita Rini
Komentar

Terkini Lainnya

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional
Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Regional
Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Regional
Close Ads X