McGregor Setuju Hadapi Mayweather di Ring Tinju - Kompas.com

McGregor Setuju Hadapi Mayweather di Ring Tinju

Kompas.com - 18/05/2017, 13:20 WIB
Petarung UFC, Conor McGregor, sedang berjalan menuju arena pertandingan sambil membawa bendera Republik Irlandia, di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat, 10 November 2016.AFP/MICHAEL REAVES Petarung UFC, Conor McGregor, sedang berjalan menuju arena pertandingan sambil membawa bendera Republik Irlandia, di Madison Square Garden, New York, Amerika Serikat, 10 November 2016.

LOS ANGELES, Kompas.com - Promotor pertunjukan tarung bebas, Dana White mengatakan petarung bebas Conor McGregor telah menyatakan siap menghadapi Floyd Mayweather Jr di atas ring tinju.

Dalam wawancara dengan saluran televisi kabel TNT, Rabu malam, White menyebut McGregor telah sepakat tidak bertarung di arena MMA seperti cabang yang dikuasainya selama ini.  Ia sanggup menghadapi Mayweather di atas ring tinju meski lawannya tersebut belum pernah terkalahkan sepanjang karirnya sebagai petinju pro.

"Dari sisi McGregor sudah tidak ada masalah," kata White. "Saya tidak mengatakan pertarungan akan segera terwujud, tetapi setidaknya sekarang masalahnya tinggal pada sisi Mayweather."

"Jika saya bisa mendapat kesepakatan dengan (Al) Haymon dan (Floyd) Mayweather, maka pertarungan dapat segera terwujud," ungkap White yang merupakan penggagas arena UFC.

McGregor sendiri tidak pernah bertarung di atas ring tinju. Namun ia telah mendapatkan surat ijin bertinju di Kalifornia, beberapa bulan lalu.

Baik McGregor dan Mayweather merupakan fenomena pada disiplin bela diri masing-masing. McGregor (28) merupakan atlet UFC paling terkenal, sementara Mayweather  tidak terlahkan dalam 49 pertarungan tinju pro.

Mayweather telah menyatakan mundur dari ring tinju sejak tahun lalu. Ia juga mengatakan tak ingin bertarung lagi bila ditawarkan imbalan di bawah 100 juta dolar AS.

White sendiri menyatakan akan mengajukan bayaran 100 juta dolar AS buat Mayweather, serta 75 juta dolar AS buat McGregor.

Namun ide Dana White ini disambut sinis oleh kalangan tinju. Promotor tinju Oscar De La Hoya bahkan menyebut ide White ini akan merusak reputasi tinju sebagai olah raga dan juga sebagai tontonan olahraga.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorTjahjo Sasongko
Komentar

Terkini Lainnya

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional
Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Regional
Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Regional
Close Ads X