Harapan Jeany Nur Aini Tembus Kejuaraan Dunia Atletik U-18 - Kompas.com

Harapan Jeany Nur Aini Tembus Kejuaraan Dunia Atletik U-18

Kompas.com - 21/04/2017, 19:41 WIB
KOMPAS.COM/NUGYASA LAKSAMANA Sprinter remaja nasional, Jeany Nur Aini Amelia Agreta, berpose pada sela pertandingan Kejuaraan Nasional Atletik U-18 dan U-20 di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, Jumat (21/4/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap atlet memiliki harapan tertentu dalam jenjang kariernya. Hal itu juga berlaku bagi Jeany Nur Aini Amelia Agreta, sprinter remaja putri nasional yang mewakili DKI Jakarta pada Kejuaraan Nasional Atletik U-18 dan U-20 2017.

Bagi Jeany, Kejurnas U-18 dan U-20 bukanlah ajang baru. Dara kelahiran 22 Agustus 2000 ini pernah menjadi yang tercepat pada kejurnas 2014, 2015, dan 2016 dalam nomor lari 100 meter.

Pada Kejurnas tahun ini, Jeany punya target lain. Dia berharap bisa mencatatkan waktu 12,15 detik agar bisa menembus Kejuaraan Dunia Atletik U-18 di Nairobi, Kenya, 12-16 Juli 2017.

"Insya Allah kalau misalnya besok (Sabtu, 22/4/2017) bisa mencatatkan waktu 12,15 detik ke bawah, aku lolos limit Kejuaraan Dunia U-18," kata Jeany saat ditemui di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, Jumat (21/4/2017).

"Sekarang persiapannya lebih ke mental. Batas akhir mencatat limit akhir April ini. Jadi aku harus tampil yang terbaik pada Kejurnas kali ini agar masuk limit dunia," ucap siswi SMA Negeri 24 Jakarta itu.

Sebenarnya Jeany pernah mencatatkan waktu 12,11 detik pada Kejurnas 2016. Namun, torehan itu tak bisa dijadikan acuan karena yang diambil harus catatan waktu kejurnas tahun ini.

Meski begitu, Jeany optimistis bisa mencapai target. Apalagi dia sempat meraih medali emas pada Kejuaraan Remaja Asia Tenggara di Filipina, akhir Maret 2017.

Cita-cita Jeany pastinya tidak hanya sebatas di kelompok remaja. Kelak, seiring bertambahnya usia, dia berharap bisa tampil dalam kejuaraan internasional yang lebih bergengsi.

"Aku ingin mencapai tingkat dunia seperti olimpiade. Akan tetapi, sekarang aku fokus dulu di Kejuaraan Dunia U-18 nanti," kata penggemar Maria Londa tersebut.

"Harapannya bisa menembus Asian Games 2018 dan terpilih untuk mengikuti ajang Olimpiade Tokyo 2020," kata Jeany.

Pertandingan babak pertama nomor lari 100 meter putri kelompok remaja akan berlangsung pada Sabtu (22/4/2017) pukul 08.00 WIB.

Adapun babak finalnya akan diselenggarakan pada sore hari pukul 16.30 WIB.


EditorAloysius Gonsaga AE
Komentar

Terkini Lainnya

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional
Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Regional
Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Kronologi Emak-emak Gigit Polisi gara-gara Tak Terima Ditilang

Regional
Close Ads X