Yayuk dan Susy Tolak Jadi Ketua Kontingen SEA Games - Kompas.com

Yayuk dan Susy Tolak Jadi Ketua Kontingen SEA Games

Kompas.com - 20/04/2017, 17:51 WIB
YUNIADHI AGUNG Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia, Rita Subowo (kedua dari kiri) berbincang dengan para mantan atlet yang pernah berpartisipasi di ajang olimpiade (dari kiri ke kanan) Susi Susanti, Yayuk Basuki, Alan Budikusuma, dan Richard Sam Bera dalam sebuah acara di Jakarta, Kamis (7/6/2012). Para mantan atlet olimpiade mendukung kiprah para atlet Indonesia yang akan berlaga di Olimpiade London 2012. KOMPAS/YUNIADHI AGUNG


JAKARTA, Kompas.com - Komite Olimipiade Indonesia (KOI) segera mengusulkan nama-nama calon Ketua Kontingen (CdM) Indonesia dalam SEA Games 2017 menyusul Yayuk Basuki dan Susy Susanti yang tidak bersedia dicalonkan.

"KOI semula mengharapkan CdM berasal dari kalangan atlet. Tapi, kami akan kembali mengusulkan nama pada pekan ini," kata Ketua Umum KOI Erick Thohir di Jakarta, Kamis (20/04/2017).

KOI, lanjut Erick akan kembali mengusulkan sejumlah nama pemimpin kontingen Merah-Putih kepada Menteri Pemuda dan Olahraga dalam SEA Games 2017 berlangsung di Malaysia pada Agustus.

"Kami tidak dapat memaksakan jika calon-calon yang kami pilih tidak bersedia. Kami akan memperbaiki komunikasi dengan para pemangku kepentingan olahraga," kata Erick.

Erick mengakui KOI masih terfokus dengan penyelenggaraan Asian Games 2018 sehingga pencalonan CdM SEA Games 2017 lebih mepet dibanding CdM Olimpiade Rio 2016.

Sebelumnya pada Kamis (13/4), Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi telah meminta Yayuk Basuki dan Susy Susanti untuk menjadi Ketua Kontingen Indonesia dalam SEA Games ke-29.

"Yayuk tidak bersedia karena masih mempertimbangkan posisinya di DPR sebagai pengawas kerja pemerintah. Susy masih berkomunikasi kepada atasannya sebelum menerima tawaran saya," kata Menpora.

Menpora mengatakan tidak ada tenggat waktu terkait penunjukkan CdM SEA Games 2017. "Tapi, kami berharap secepat mungkin akan mengumumkannya bersama Ketua KOI," kata Menpora.


EditorTjahjo Sasongko
SumberANTARA
Komentar

Terkini Lainnya

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Regional
Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional
Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Regional
Close Ads X