Vinales Buru Kemenangan Ketiga Musim Ini di Austin - Kompas.com

Vinales Buru Kemenangan Ketiga Musim Ini di Austin

Kompas.com - 19/04/2017, 17:29 WIB
JUAN MABROMATA/AFP PHOTO Pebalap Movistar Yamaha MotoGP asal Spanyol, Maverick Vinales, menunggu di paddock Autodromo Termas de Rio Hondo, saat sesi latihan bebas ketiga GP Argentina, Sabtu (8/4/2017)

AUSTIN, KOMPAS.com - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Maverick Vinales, bertekad melanjutkan tren positifnya saat turun pada seri ketiga MotoGP 2017 di Circuit of The Americas (COTA), Austin, 21-23 April.

Vinales akan menjalani GP Americas dengan bekal kemenangan pada dua seri sebelumnya, GP Qatar dan GP Argentina. Dia memimpin klasemen dengan poin sempurna, 50.

"Seri berikutnya adalah di Austin dan saya senang karena di sini saya meraih kemenangan pertama saya di kelas Moto2 (2014)," kata Vinales.

"Bersama Suzuki (MotoGP 2015 dan 2016), saya juga menjalani salah satu balapan terbaik saya di sini. Saya selalu sangat kuat di sini," kata dia lagi.

 

Ready to go ?? Austin?????? Preparado para ?? Austin?????? #mvk25 #25gang #mv25

A post shared by Maverick Viñales (@maverickvinales25) on Apr 19, 2017 at 1:50am PDT


Jika Vinales menang di Austin, itu akan jadi kemenangan ke-500 bagi Yamaha di sepanjang sejarah grand prix yang mereka ikuti.

Tak hanya itu, kemenangan juga akan memutus rekor sempurna Marc Marquez (Repsol Honda Team) di Austin.

Dari empat balapan MotoGP yang pernah digelar di COTA, Marquez selalu keluar sebagai pemenang dan menjadi pemilik pole position.

"Menurut saya, ini sirkuit yang sangat bagus untuk gaya balapan saya. Saya suka lintasannya yang naik turun," kata Vinales.

"Saya tak sabar untuk melihat bagaimana motor YZR-M1 akan beraksi dan bagaimana rasanya membalap dengan motor Yamaha di sini. Saya yakin dan tahu akan bisa mebalap dengan bagus lagi," ujar pebalap 22 tahun tersebut.

GP Americas 2017 akan berlangsung 21-23 April dan dimulai dengan sesi latihan bebas pertama, Jumat (21/4/2017) pagi waktu setempat (malam WIB).

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorPipit Puspita Rini
SumberCrash
Komentar

Terkini Lainnya

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Regional
Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional
Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Regional
Close Ads X