Pelatih Sumsel Pertanyakan Bonus PON 2016 - Kompas.com

Pelatih Sumsel Pertanyakan Bonus PON 2016

Kompas.com - 19/04/2017, 15:53 WIB
NUGYASA LAKSAMANA/KOMPAS.com Pertunjukan kembang api memeriahkan pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX/2016 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, pada Sabtu (17/9/2016).

PALEMBANG, Kompas.com - Pelatih atletik Sumatera Selatan Bastoni mengeluhkan bonus Pekan Olahraga Nasional yang belum dicairkan, meski ajang tersebut telah berlalu lebih kurang enam bulan.

"Jelas kami mengeluhkan ini, seolah-olah tidak ada penghargaan kepada kami. Apa masalahnya hingga kini belum cair ?," kata Bastoni di Palembang, Rabu.

Ia mengatakan, keluhan ini sangat wajar mengingat daerah-daerah lain di Indonesia telah menuntaskan pembagian bonus PON. "Jawa Barat saja yang memperoleh lebih dari 200 emas sudah selesai. Sementara Sumsel yang hanya dapat enam emas, sampai kini belum ada kabarnya," kata dia.

Bukan hanya Bastoni, salah seorang atlet peraih medali emas Indra Hadinata dari cabang olahraga ski air mengeluhkan mengenai lambatnya pencairan bonus ini.

"Saya sangat berharap bonus segera cair, karena saya banyak keperluan, salah satunya untuk membayar setoran kredit rumah. Biasanya tiga bulan setelah PON, bonus sudah cair seperti daerah-daerah lain, tapi Sumsel hingga kini belum," kata Indra.

Terkait hal ini, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan Ahmad Yusuf Wibowo meminta pelatih dan atlet untuk bersabar. "Dana sudah dianggarkan, sedang proses pencairan. Rencananya akan diberikan saat peluncuran program Sriwijaya 2020," kata Yusuf.

Pada PON Jabar September 2016, Sumsel hanya meraih 6 emas, 11 perak dan 14 perunggu dari 15 cabang olahraga dan 69 atlet. Medali emas terbanyak disumbangkan cabang olahraga atletik dengan meraih dua emas.

EditorTjahjo Sasongko
SumberANTARA,
Komentar
Close Ads X