Ihsan Tantang Lin Dan - Kompas.com

Ihsan Tantang Lin Dan

Kompas.com - 18/03/2017, 00:08 WIB
badmintonindonesia Ihsan Maulana Mustofa

JAKARTA, Kompas.com - Anthony Sinisuka Ginting dan Ihsan Maulana Mustofa berhasil menjejakan langkahnya di babak delapan besar Swiss Open Grand Prix Gold 2017.  Keduanya berhasil mengalahkan lawannya dengan dua gim langsung.

Anthony mengandaskan perlawanan dari pemain Jepang Riichi Takeshita, dengan skor 21-7 dan 21-16 . Menang mudah di game pertama tak membuat Anthony lengah dan akhirnya dia dapat menaklukan pemain Jepang dalam tempo 31 menit.
 
 “Sebelumnya saya pernah bertemu dengan dia (Takeshita),jadi saya sudah mengetahui bagaimana permainannya. Bermain lebih fokus dan tidak melakukan kesalahan sendiri  adalah kunci kemenangan saya hari ini”  ujar Anthony.
 
Di babak perempat final yang akan berlangsung malam ini waktu Indonesia Barat, Anthony akan ditantang oleh pemain asal Denmark, Emil Holst. Rekor pertemuan kedua pemain masih 0-0. Hal ini yang membuat Anthony akan lebih waspada.
 
“Untuk pertandingan selanjutnya saya harus bisa mengantisipasi permainan lawan, bagaimana kelebihan dan kelemahan dia sehingga saya bisa bermain lebih maksimal, selain itu saya juga harus lebih percaya diri dan tidak banyak melakukan kesalahan sendiri” kata Anthony kepada Badmintonindonesia.org
 
Sementara itu Ihsan Maulana Mustofa, mengalahkan pemain Jerman, Fabian Roth, dengan skor 21-16 dan 21-9.  Ihsan hanya membutuhkan waktu 34 menit untuk dapat lolos kebabak perempat final. Di babak perempat final, Ihsan akan bertemu dengan unggulan pertama asal Tiongkok, Lin Dan.

Tiga kali bertemu, Ihsan belum mampu mengalahkan Lin Dan. Pada pertemuan terakhir di Badminton Asia Championships  2016, Ihsan kalah dengan pertarungan yang cukup ketat, dengan skor 21-9,14-21, 21-19.
 
“Persiapan bertemu Lin Dan, saya mencoba untuk tetap rileks dan menenangkan pikiran. Saya akan bermain lebih fokus," ujar Ihsan.
 

EditorTjahjo Sasongko
Komentar

Terkini Lainnya

Depresi, Muhrodin Panjat Pohon Kelapa dari Pagi hingga Malam

Depresi, Muhrodin Panjat Pohon Kelapa dari Pagi hingga Malam

Regional
Overdosis Obat Kuat, Suparno Tewas usai Bercinta dengan PSK

Overdosis Obat Kuat, Suparno Tewas usai Bercinta dengan PSK

Regional
Beda Sikap dengan Pemerintah di Perppu Ormas, PAN Siap Dievaluasi dari Koalisi

Beda Sikap dengan Pemerintah di Perppu Ormas, PAN Siap Dievaluasi dari Koalisi

Nasional
Balas Dendam, ISIS Bunuh 116 Warga Sipil A-Qaryatain di Suriah

Balas Dendam, ISIS Bunuh 116 Warga Sipil A-Qaryatain di Suriah

Internasional
Jokowi Teken PP 43/2017, Anak Korban Tindak Pidana Bisa Ajukan Ganti Rugi

Jokowi Teken PP 43/2017, Anak Korban Tindak Pidana Bisa Ajukan Ganti Rugi

Nasional
Mengapa Anggaran Pilkada 2018 Berpotensi Tembus Rp 20 Triliun?

Mengapa Anggaran Pilkada 2018 Berpotensi Tembus Rp 20 Triliun?

Nasional
Seorang Wanita Selundupkan Ponsel dalam Pembalut untuk Suaminya di Tahanan

Seorang Wanita Selundupkan Ponsel dalam Pembalut untuk Suaminya di Tahanan

Megapolitan
Penjaga Toko Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan

Penjaga Toko Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Pinggir Jalan

Regional
Karangan Bunga untuk Kahiyang Mulai Dipesan, dari Rp 1 Juta hingga Rp 2 Juta

Karangan Bunga untuk Kahiyang Mulai Dipesan, dari Rp 1 Juta hingga Rp 2 Juta

Regional
Pyongyang Kirim Surat Terbuka 'Tak Biasa' ke Barat

Pyongyang Kirim Surat Terbuka "Tak Biasa" ke Barat

Internasional
Pilkada Jatim, Kiai Kampung Minta Khofifah Lepaskan Jabatan Mensos

Pilkada Jatim, Kiai Kampung Minta Khofifah Lepaskan Jabatan Mensos

Regional
Gelar Aksi Solo Dukung Rohingya, Seorang Aktivis Banglades Dibekuk

Gelar Aksi Solo Dukung Rohingya, Seorang Aktivis Banglades Dibekuk

Internasional
BMKG: Puting Beliung di Kepulauan Seribu Fenomena Alam Biasa

BMKG: Puting Beliung di Kepulauan Seribu Fenomena Alam Biasa

Megapolitan
Bawaslu: Laporan Partai Idaman tentang Pelanggaran Administrasi Belum Lengkap

Bawaslu: Laporan Partai Idaman tentang Pelanggaran Administrasi Belum Lengkap

Nasional
Sudirman Terus Tertunduk Saat Orangtua Italia Jelaskan Kronologi Penembakan Putrinya

Sudirman Terus Tertunduk Saat Orangtua Italia Jelaskan Kronologi Penembakan Putrinya

Megapolitan
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM