Peduli Anak-anak Penderita Kanker dengan Berlari - Kompas.com

Peduli Anak-anak Penderita Kanker dengan Berlari

Kompas.com - 25/01/2017, 20:18 WIB
NUGYASA LAKSAMANA/KOMPAS.com Presenter Daniel Mananta (kedua dari kanan), beserta pengurus Yayasan Anyo Indonesia dan Alam Sutera menghadiri konferensi pers Alam Sutera Anyo Run 2017 di Hotel Atlet Century Park, Jakarta, Rabu (25/1/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Yayasan Anyo Indonesia (YAI), bersama dengan Alam Sutera, mengajak masyarakat Indonesia untuk peduli terhadap anak-anak penderita kanker.

Salah satu upaya yang mereka lakukan adalah dengan mengadakan acara lari amal, Alam Sutera Anyo Run 2017. Tahun ini merupakan penyelenggaraan edisi ketiga.

Alam Sutera Anyo Run 2017 bakal digelar di kawasan Flavor Bliss Alam Sutera, Tangerang, pada 12 Februari mendatang.

Sebanyak 3.000 peserta dari berbagai komunitas lari di Jakarta dan sekitarnya bakal memeriahkan ajang tersebut.

Setiap peserta akan memilih salah satu dari tiga kategori jarak tempuh lari yang tersedia, yakni 5K, 10K, dan 16,8K.

"Kami megupayakan agar acara lari amal dapat berlangsung setiap tahun agar masyarakat peduli dengan anak-anak yang menyandang kanker," ujar Pinta-Manullang Panggabean selaku Ketua YAI.

NUGYASA LAKSAMANA/KOMPAS.com Artis Melaney Ricardo (kanan) berbicara kepada Siti, salah satu anak-anak penderita kanker yang hadir pada acara konferensi pers.


"Semakin banyak masyarakat yang paham dengan gejala awal kanker anak, tingkat kesembuhan pun semakin meningkat," ucapnya.

Alam Sutera Anyo Run menjadi salah satu agenda yang dinantikan oleh para pencinta olahraga lari. Jumlah pesertanya pun bertambah dari tahun ke tahun.

"Sudah sepatutnya kita bergandengan tangan agar aktif menyuarakan pentingnya mewaspadai kanker pada anak-anak sejak dini," tutur salah satu pengurus YAI, Rossie Andriani.

YAI merupakan yayasan peduli penyakit kanker, khususnya di kalangan anak-anak, yang berdiri pada 27 Juni 2012.

Nama Anyo pada YAI sendiri berasal dari nama kecil Andrew Manullang, putra pendiri YAI yang sudah tiada delapan tahun lalu karena penyakit kanker.

Bentuk kepedulian YAI diwujudkan dengan menyediakan rumah tinggal sementara bagi pasien kanker dan keluarganya, serta menyebarluaskan informasi mengenai penyakit tersebut kepada masyarakat.


EditorTjahjo Sasongko
Komentar
Close Ads X