Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Jerez Kembali Jadi "Lorenzo Land"

Kompas.com - 03/05/2015, 20:46 WIB
JEREZ, KOMPAS.com - Pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo, berjalan membawa bendera hitam dengan tanda silang khas identitas miliknya. Dia lalu menancapkan bendera tersebut di atas gravel Sirkuit Jerez.

Itulah salah satu ritual Lorenzo setelah memenangi balapan GP Spanyol, Minggu (3/5/2015). Lorenzo kembali menegaskan bahwa Jerez adalah "Lorenzo Land" atau sirkuit milik Lorenzo.

Ini adalah kemenangan pertamanya pada 2015, setelah dua kali finis keempat dan sekali finis kelima pada tiga balapan sebelumnya. Kemenangan tersebut merupakan yang kelima didapat di Jerez untuk semua kelas, atau yang ketiga di MotoGP setelah 2010 dan 2011.

Kemenangan tersebut juga sangat istimewa karena didapat hanya sehari sebelum dia akan genap berusia 28 tahun pada Senin (4/5/2015).

Pebalap Spanyol tersebut tampil baik sepanjang akhir pekan ini. Dia menjadi yang tercepat pada tiga dari empat sesi latihan bebas. Lorenzo berhasil mengamankan pole position setelah mencatat rekor tercepat di Jerez pada sesi kualifikasi dengan 1 menit 37,910 detik.

Puncaknya, pemegang dua gelar juara dunia kelas premier tersebut berhasil naik podium tertinggi setelah menyelesaikan balapan dengan finis pertama, 5,575 detik lebih cepat dari Marc Marquez yang finis kedua.

Kemenangan ini mengantar Lorenzo naik satu peringkat di klasemen sementara. Pemakai nomor 99 tersebut kini berada di peringkat ketiga klasemen dengan 63 poin, hanya tertinggal lima angka dari Andrea Dovizioso yang menempati posisi kedua. Valentino Rossi memimpin dengan 82 poin.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Baca tentang
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Daftar Peraih Penghargaan Piala Asia U23 2024: Pembobol Gawang Indonesia Top Skor

Daftar Peraih Penghargaan Piala Asia U23 2024: Pembobol Gawang Indonesia Top Skor

Internasional
Jepang Juara Piala Asia U23 2024, Putus Rekor Uzbekistan, Sejarah Baru

Jepang Juara Piala Asia U23 2024, Putus Rekor Uzbekistan, Sejarah Baru

Internasional
Babak I Jepang Vs Uzbekistan 0-0: Tembok Serigala Masih Tak Tertembus

Babak I Jepang Vs Uzbekistan 0-0: Tembok Serigala Masih Tak Tertembus

Internasional
VFF Tunjuk Kawan Lama Shin Tae-yong Jadi Pelatih Timnas Vietnam

VFF Tunjuk Kawan Lama Shin Tae-yong Jadi Pelatih Timnas Vietnam

Internasional
Aspek yang Harus Disiapkan Timnas U23 Indonesia Jelang Lawan Guinea

Aspek yang Harus Disiapkan Timnas U23 Indonesia Jelang Lawan Guinea

Timnas Indonesia
Link Live Streaming Jepang Vs Uzbekistan Final Piala Asia U23, Kickoff 22.30 WIB

Link Live Streaming Jepang Vs Uzbekistan Final Piala Asia U23, Kickoff 22.30 WIB

Internasional
Hasil Thomas Cup 2024: Semifinal Ke-6 Beruntun Indonesia, Denmark Tersingkir

Hasil Thomas Cup 2024: Semifinal Ke-6 Beruntun Indonesia, Denmark Tersingkir

Badminton
Piala Thomas 2024: Cara Ginting Menang Usai Permainannya Terbaca Lawan

Piala Thomas 2024: Cara Ginting Menang Usai Permainannya Terbaca Lawan

Badminton
Piala Uber 2024: Semangat Apriyani/Fadia, Ingin Buktikan Indonesia Bisa

Piala Uber 2024: Semangat Apriyani/Fadia, Ingin Buktikan Indonesia Bisa

Badminton
Hasil Thomas Cup 2024, Fajar/Daniel Pastikan Kelolosan Indonesia ke Semifinal

Hasil Thomas Cup 2024, Fajar/Daniel Pastikan Kelolosan Indonesia ke Semifinal

Badminton
Asa Indonesia Belum Sirna, Ivar Jenner Bidik Tiket Terakhir ke Olimpiade

Asa Indonesia Belum Sirna, Ivar Jenner Bidik Tiket Terakhir ke Olimpiade

Timnas Indonesia
Daftar Juara Regional Sumatera Mandiri 3X3 Indonesia Usai Tuntas Digelar

Daftar Juara Regional Sumatera Mandiri 3X3 Indonesia Usai Tuntas Digelar

Sports
Hasil Thomas Cup 2024: Lewat Rubber Game, Jojo Bawa Indonesia Unggul 2-1 atas Korsel

Hasil Thomas Cup 2024: Lewat Rubber Game, Jojo Bawa Indonesia Unggul 2-1 atas Korsel

Badminton
'Jika Tak Mampu Dukung Saat Kalah, Jangan Sorak Saat Timnas Menang'

"Jika Tak Mampu Dukung Saat Kalah, Jangan Sorak Saat Timnas Menang"

Timnas Indonesia
Timnas Indonesia Buru Tiket Terakhir ke Olimpiade, Grup 'Neraka' Menanti

Timnas Indonesia Buru Tiket Terakhir ke Olimpiade, Grup "Neraka" Menanti

Timnas Indonesia
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com