Kritik Misionaris, Rodman Mengaku Mabuk - Kompas.com

Kritik Misionaris, Rodman Mengaku Mabuk

Kompas.com - 10/01/2014, 09:45 WIB
ASIA.EUROSPORT.COM Mantan pebasket Amerika Serikat, Dennis Rodman (tengah) berbicara kepada media di bandara Beijing International, setelah kepulangannya dari Korea Utara.

PYONGYANG, KOMPAS.com — Legenda NBA, Dennis Rodman, meminta maaf atas komentarnya tentang misionaris Amerika yang ditangkap di Korea Utara.

Rodman mengaku komentarnya dalam sebuah wawancara merupakan ucapan di luar kesadaran karena ia tengah mabuk dan dilanda stres berat.

Mantan pemain Chicago Bulls ini tengah berada di Korea Utara untuk ekshibisi dengan membawa beberapa mantan pemain NBA. Para mantan pemain NBA itu datang ke Korea Utara untuk merayakan ulang tahun pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, Kamis (8/1/2014).

Rodman mengungkapkan rasa penyesalannya ini melalui penerbitnya, Jules Feiler, melalui surat elektronik.

"Saya meminta maaf," kata Rodman. "Saya bertanggung jawab penuh terhadap semua tindakan saya. Saat itu memang sangat melelahkan. Beberapa rekan dalam tim saya memutuskan pulang karena mendapat tekanan dari keluarga dan rekanan bisnis mereka," kata Rodman.

"Diplomasi saya melalui bola basket terancam gagal. Saya malah minum (minuman keras). Ini bukan alasan, tetapi saat itu kondisi seperti inilah yang saya rasakan saat wawancara. Sekali lagi, ini bukan alasan. Tetapi, inilah faktanya."

Rodman juga meminta maaf kepada keluarga Kenneth Bae, misionaris Amerika yang ditangkap di Korea Utara sejak November 2012. "Saya sangat menyesal. Seharusnya, saya lebih waspada saat membuat pernyataan politik," kata Rodman.

Dalam wawancara tersebut, Rodman menyebut Bae seharusnya tahu dan bertanggung jawab terhadap perbuatannya di Korea Utara. "Kenneth Bae melakukan sesuatu hal di negeri ini. Apakah Anda mengerti apa yang dilakukannya di negeri ini (Korea Utara)?" kata Rodman saat itu.

Bae, seorang misionaris Amerika keturunan Korea, merupakan agen perjalanan di China. Ia ditangkap di Korea Utara dengan tuduhan melakukan tidakan yang membahayakan keamanan negara.

Saudara perempuan Bae, Terri Chung, menyesalkan sikap Rodman. "Dia sebenarnya berada di posisi yang bisa menyelamatkan Kenneth. Namun, ia menolak melakukannya."

EditorTjahjo Sasongko
SumberAFP
Komentar
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM