Polisi: Video Mesum Siswi SMP 4 Suka Sama Suka - Kompas.com

Polisi: Video Mesum Siswi SMP 4 Suka Sama Suka

Zico Nurrashid Priharseno
Kompas.com - 21/10/2013, 15:47 WIB
KOMPAS.com/DIAN FATH Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto

JAKARTA, KOMPAS.com — Pihak kepolisian melihat kasus video mesum pelajar SMPN 4 Jakarta tidak ada unsur pemaksaan. Polisi menyimpulkan, isi dalam video tersebut dilakukan suka sama suka.

"Kita menyimpulkan sementara, yang terlihat bukan sebuah pemaksaan. Kelihatan seperti suka sama suka sehingga harus dikonfirmasi lagi ke pihak-pihak yang terlibat," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (21/10/2013).

Sebelumnya, orangtua AE, siswi SMP 4, melaporkan bahwa anaknya dipaksa berhubungan intim dengan seorang temannya. Kejadian tersebut bahkan sengaja direkam dengan telepon genggam temannya yang lain.

Peristiwa terjadi pada Jumat (13/9/2013) pukul 11.50. Saat itu, AE tengah turun dari kelasnya, ketika jam pelajaran usai. Sesampainya di lantai dasar, teman korban, A, mengajaknya ke salah satu ruangan untuk bertemu dengan teman lainnya, yakni CN, CD, DN, IV, dan WW.

Ketika korban masuk, selain ada teman-teman yang disebut tadi, ternyata sudah ada seorang pria yang merupakan adik kelas mereka, FP. Kemudian, A langsung menyuruh AE untuk berhubungan intim dengan FP.

Teman-teman yang lainnya merekam dengan menggunakan telepon genggam. Menurut keterangan tersebut, A juga mengancam AE dengan menggunakan pisau dan akan melukainya jika tidak melakukan apa yang ia suruh. Bahkan A mengancam AE akan menyebar video yang telah direkam teman-temannya.

Polisi mengaku kesulitan meminta keterangan dari AE. Sejak melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Jakarta Pusat, hingga kini mereka belum kembali ke rumahnya.

"Selain itu, pemeran pria dalam video tersebut sampai sekarang belum masuk sekolah. Kita samper ke rumahnya juga tidak ada siapa-siapa dan dikunci," kata Rikwanto.

Saat ini polisi tengah memeriksa 12 saksi, yaitu seorang penjaga sekolah, guru BP SMP 4, dan 10 siswa yang ikut merekam dan menonton video tersebut.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
PenulisZico Nurrashid Priharseno
EditorAna Shofiana Syatiri
Komentar

Terkini Lainnya

Kampanye Libatkan Anak Melanggar UU Perlindungan Anak

Kampanye Libatkan Anak Melanggar UU Perlindungan Anak

Nasional
Dibajak 72.000 Akun Fiktif Permohonan Paspor Online, Ini 3 Langkah Antisipasi Ditjen Imigrasi

Dibajak 72.000 Akun Fiktif Permohonan Paspor Online, Ini 3 Langkah Antisipasi Ditjen Imigrasi

Nasional
Seorang Polisi Hutan Dianiaya karena Larang Tebang Pohon di Hutan Lindung

Seorang Polisi Hutan Dianiaya karena Larang Tebang Pohon di Hutan Lindung

Regional
Sandiaga: 5 Tahun ke Depan, Pembangunan Infrastruktur 5 Kali Lipat Lebih Banyak

Sandiaga: 5 Tahun ke Depan, Pembangunan Infrastruktur 5 Kali Lipat Lebih Banyak

Megapolitan
Kecuali PAN, Semua Parpol Pendukung Tak Persoalkan Jokowi soal Rangkap Jabatan

Kecuali PAN, Semua Parpol Pendukung Tak Persoalkan Jokowi soal Rangkap Jabatan

Nasional
Setahun Pertama Donald Trump: Antara Janji dan Realisasi

Setahun Pertama Donald Trump: Antara Janji dan Realisasi

Internasional
Bertemu, Ryamizard dan Menhan AS Bahas Isu Korea Utara hingga Rohingya

Bertemu, Ryamizard dan Menhan AS Bahas Isu Korea Utara hingga Rohingya

Nasional
Pinta Keluarga terhadap TKI Yuliati yang Derita Lupus di Taiwan

Pinta Keluarga terhadap TKI Yuliati yang Derita Lupus di Taiwan

Regional
Kasus Pencucian Uang Bupati Kukar, KPK Panggil Dokter Sonia Wibisono

Kasus Pencucian Uang Bupati Kukar, KPK Panggil Dokter Sonia Wibisono

Nasional
Rumah Pinggir Kali di Manggarai Longsor, Penghuni Terluka

Rumah Pinggir Kali di Manggarai Longsor, Penghuni Terluka

Megapolitan
Gara-gara Sapi, Konvoi Mobil Mewah Grace Mugabe Kecelakaan

Gara-gara Sapi, Konvoi Mobil Mewah Grace Mugabe Kecelakaan

Internasional
Presiden Minta TNI-Polri Bersinergi Tangani Potensi Konflik Jelang Pilkada

Presiden Minta TNI-Polri Bersinergi Tangani Potensi Konflik Jelang Pilkada

Nasional
Kakek Mustakim, Penjual Buku Bekas yang Bertahan di Era Digital

Kakek Mustakim, Penjual Buku Bekas yang Bertahan di Era Digital

Regional
Sebelum Air Danau Itu Habis, Warga di Gunungkidul Dengar Suara Gemuruh

Sebelum Air Danau Itu Habis, Warga di Gunungkidul Dengar Suara Gemuruh

Regional
Isu Zina dan LGBT , 'Jualan' Partai di Tahun Politik?

Isu Zina dan LGBT , "Jualan" Partai di Tahun Politik?

Nasional
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM