Selasa, 2 September 2014

News / Olahraga

Persaingan Empat Ganda Campuran Terkuat di World Championships

Senin, 5 Agustus 2013 | 13:47 WIB
BADMINTONINDONESIA.ORG Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad (kiri) dan Liliyana Natsir.
GUANGZHOU, KOMPAS.com - Persaingan ganda campuran di BWF World Championships atau Kejuaraan Dunia 2013 yang digelar di Tian-He  Indoor Gymnasium, Guangzhou, China, 5-11 Agustus, masih berkisar antara empat pasangan terbaik dunia, yakni Xu Chen/Ma Jin (China), Zhang Nan/Zhao Yunlei (China), Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir (Indonesia), dan Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen (Denmark).

Empat pasangan ini sudah menguasai turnamen-turnamen besar dalam beberapa tahun terakhir. Xu/Ma turun sebagai unggulan pertama pada World Championships tahun ini. Mereka jadi ganda nomor satu dunia usai memenangi China Masters, September tahun lalu.

Berdasar hasil undian, mereka diprediksi bertemu Fischer Nielsen/Pedersen yang merupakan unggulan empat, di semifinal.  Sementara semifinal lainnya, seharusnya memepertemukan unggulan dua, Zhang/Zhao, dan unggulan ketiga, Tontowi/Liliyana.

Liliyana mengakui bahwa kekuatan empat pasangan ini hampir merata. Tanpa bermaksud meremehkan ganda lain, mereka jelas memberi perhatian ekstra ketika berhadapan dengan salah satu dari pasangan ini.

"Memang, kalau kekuatan tidak beda jauh. Kami biasanya bergantian juara. Saya pernah menang lawan Xu/Ma, tapi kalah lawan Fischer/Pedersen. Mereka (Xu/Ma dan Fischer/Pedersen) juga pernah kalah lawan Zhang/Zhao, tapi kami pernah menang lawan mereka (Zhang/Zhao). Kalau ditanya kemungkinan menang, susah diprediksi karena empat ganda itu memang setara," ujar Liliyana saat ditanya peluang kemenangannya di World Championships, usai turnamen Indonesia Open, Juni lalu.

Pada saat yang sama, Fischer Nielsen membenarkan pernyataan Liliyana. "Kami selalu bermain sekuat tenaga jika berhadapan dengan ganda peringkat pertama hingga ketiga. Saya rasa kemampuan kami hampir sama, jadi yang akan menang adalah siapa yang lebih siap di lapangan."

Empat pasangan ini mendapat bye di babak pertama, dan menanti lawan untuk dihadapi di babak kedua. Kita tunggu saja, siapa di antara empat pasangan ini yang paling siap dan akhirnya juara di World Championships.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:

Penulis: Norma Gesita
Editor : Pipit Puspita Rini