Sabtu, 26 Juli 2014

News / Olahraga

TINJU

Chris John dan Daud Yordan Jalani Tes Medis

Senin, 8 April 2013 | 21:45 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua petinju dunia kebanggaan Indonesia, Chris John dan Daud Yordan menjalani tes medis, Senin (8/4/2013) di Pusat Pengembangan Iptek dan Kesehatan Olahraga Nasional, Senayan.

Tes medis meliputi tes umum, elektrokardiogram (rekam jantung), gigi, sampel darah untuk HIV, VO2Max (kadar maksimal oksigen di paru-paru), deteksi penyakit dalam, dan kejiwaan.

Tim dokter Pusat Pengembangan Iptek dan Kesehatan Olahraga Nasional (PP ITKON) terdiri dari Bayu Rahardian, Christofer, I Nyoman Winata, dan Haryono. Salah satu dokter, Bayu Rahardian mengatakan, tujuan tes medis untuk mendeteksi kebugaran kedua petinju yang akan berlaga Minggu (14/4/2013).

"Pemeriksaan ingin melihat kondisi fit atau unfit petinju. Mengenai hasilnya baru bisa disampaikan pada saat konferensi pers 11 April nanti," ujar Bayu.

Juara tinju dunia kelas bulu versi Organisasi Tinju Dunia (IBO), Daud Yordan didampingi adik, Yohannes Yordan beserta pelatih sekaligus kakak kandungnya, Damianus Yordan. Adapun Chris John datang sekitar pukul 09.30 WIB tanpa didampingi tim atau pelatih.

Para petinju asing (penantang) dijadwalkan akan diperiksa kesehatannya pada Kamis (11/4/2013) di tempat yang sama. Pemegang sabuksuperchampionship kelas bulu versi Asosiasi Tinju Dunia (WBA) Chris John akan bertarung menghadapi petinju asal Jepang, Satoshi Hosono, 14 April.

Pertarungan yang akan berlangsung pekan ini merupakan ajang mempertahankan gelar yang ke-18 kali bagi Chris John. Chris John yang berjulukan "Sang Naga" (48 kali menang dan dua kali seri) akan mengantisipasi permainan agresif dan "jual-beli" pukulan lawannya, Satoshi Hosono (23 kali menang dan dua kali kalah) yang dijuluki "Bazooka".

Sementara itu, Daud Yordan pemegang rekor 33 kali main (30 kali menang dengan 23 KO dan dua kali kalah) akan menghadapi petinju Afrika Selatan, Simpiwe Vetyeka (26 kali main, 24 kali menang, dan dua kali kalah). Melawan Simpiwe, petinju berjulukan "Cino" itu akan mempertahankan gelar untuk kedua kalinya, setelah merebut sabuk dunia kelas IBO yang lowong pada Mei 2012.


Penulis: Cauzsa Citra Pratama
Editor : Robert Adhi Ksp