Rabu, 1 Oktober 2014

News / Olahraga

Bola Voli

Babel Luncurkan Tim Voli Proliga 2013

Jumat, 8 Februari 2013 | 18:53 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pertama kali dalam sejarah bola voli di Indonesia, sebuah tim unjuk diri dan meluncurkan skuadnya dalam sebuah konferensi pers. Tim putra Palembang Bank Sumsel Babel memecah kekakuan dan ketertutupan di jagat voli Indonesia dengan memperkenalkan para bintangnya yang akan bertanding pada kompetisi semi profesional BSI Bola Voli Proliga 2013, Jumat (8/2/2013).

Manajer Bank Sumsel, Samiluddin mengatakan, di era digital seperti sekarang ini, tidak ada yang perlu ditutup-tutupi lagi. Justru seharusnya tim-tim itu harus mempublikasikan dirinya, sehingga akan memberi benefit untuk para atlet dan tim. Bank Sumsel Babel pun menjadi masyhur. Peluncuran tim ini menebarkan angin segar di jagat voli Indonesia.

Selama ini, tim-tim voli yang ada bahkan enggan untuk diekspos. Tim-tim itu bahkan terkesan menutup diri, dan tidak mau mengumumkan para pemain asing yang dikontrak. Ketika ada wartawan datang untuk menonton latihan, beberapa pengurus khawatir jika strategi dan taktiknya terbongkar dan diketahui tim lain.

"Saya rasa kalau tim merasa kuat, semestinya ya percaya diri. Kami menyambut baik jika ada wartawan yang menonton latihan kami dan mengeksposnya," kata Samiluddin.

Skuad Bank Sumsel berisi para pemain yang hampir semuanya adalah karyawan tetep bank yang berbasis di Palembang, Sumatera Selatan, itu. Kapten Andri yang berperan sebagai quicker, Agung Seganti (open spiker), dan Adi Sucipto (toser) adalah para pemain tim nasional voli putra Indonesia yang akan berlaga di SEA Games 2013 di Myanmar.

Selain itu ada Suparwan (spiker, all round, blocker), M Khasoni Mufid (spiker), Fredy (defence, libero), Aji Noor (defence), Brian Alfianto (all round, quicker), dan Agung Nurcahyo (all round). Kali ini Bank Sumsel juga mengontrak libero kawakan, Usep Suparwan.

"Kami yakin tim kami sangat siap bertanding. Bahkan kami sudah tidak sabar lagi ingin segera bertanding, emosinya sudah tidak terbendung," kata pelatih Bank Sumsel, Mashudi, yang membawa tim ini menjuarai Proliga 2011.

Mashudi yakin timnya bisa merebut kembali gelar juara yang lepas tahun lalu, direbut Jakarta BNI 46. Dengan tiga pemain asing yang ia nilai "top markotop", Bank Sumsel siap memenangi Proliga musim ini.

Salah satu pemain asing adalah pemain tim nasional Kanada, Maxwell Burt, yang masih berusia 24 tahun. Atlet bertinggi badan dua meter dan enam sentimeter ini dipasang untuk posisi quicker. "Tahun ini tahun keempat saya memperkuat timnas Kanada. Target saya adalah menang," kata pria dengan akun twitter @maxburt6 ini, sembari melebarkan senyumnya.

Burt merasa gembira bisa bermain di Indonesia, kompetisi profesional pertamanya di Asia. Ia biasa bermain untuk klub-klub di Eropa dan Amerika latin, dan ia melihat ada perbedaan gaya permainan di Asia dan Eropa. Asia mengandalkan bola-bola cepat, mungkin karena postur tubuhnya yang tidak sejangkung atlet-atlet Eropa.

"Namun setelah berlatih dua bulan di sini, saya sudah bisa menyesuaikan diri. Saya belum mengenal atlet-atlet asing yang disewa klub-klub lain, tapi saya rasa sama saja levelnya. Yang penting adalah kerja sama," kata Burt.

Selain Burt, Bank Sumsel juga mengontrak Raydel Poey Romero, untuk posisi all round, bebas bergerak di depan dan belakang. Romero, menurut Mashudi, memiliki kemampuan lebih matang dibanding Igor Braz, pemain asal Brasil yang menyokong Bank Sumsel menjuarai Proliga 2011.

Igor Braz pada dua tahun lalu meraih penghargaan sebagai pemain terbaik Proliga 2012. Satu lagi pemain asing yang akan memperkuat tim ini adalah Adonis Herera Morelo, dari Kolombia. Morelo menempati posisi open spiker. "Lengkap sudah skuad kami. Tidak ada kata lain selain memenangi kompetisi ini," kata Mashudi.


Penulis: Susi Ivvaty
Editor : Nasru Alam Aziz