Pelita Jaya Remukkan Bimasakti - Kompas.com

Pelita Jaya Remukkan Bimasakti

Emilius Caesar Alexey
Kompas.com - 20/01/2013, 22:50 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -- Pelita Jaya Esia Jakarta akhirnya menutup laga-laga seri kedua Speedy NBL Indonesia 2012-2013 dengan manis. Bermain tanpa beban, Kelly Purwanto dan kawan-kawan mantap mengalahkan Bimasakti Nikko Steel Malang, 72-52, dalam laga di Hall A Senayan, Minggu (20/1/2013).

Dua pasang ujung tombak Pelita Jaya langsung mendobrak di kuarter pertama. Kekompakan Fidyan Dini dan Ponsianus Indrawan di dalam dan ketajaman Andy Batam dan Erick Sebayang dari luar menjadi senjata ampuh untuk mendobrak pertahanan Bimasakti. Selain baik dalam pergerakan, keempat pemain ini menunjukkan ketajaman yang sama tinggi. Sempat berlari hingga 15-2 di awal kuarter, Pelita Jaya sedikit mengendur dan terkejar menjadi 17-10 di akhir kuarter pertama.

Laga berjalan dalam tempo tinggi di kuarter kedua. Bima Rizky memimpin rekan-rekannya menggempur Pelita Jaya. Pergerakan Yanuar terbatas walaupun sempat memasukkan dua angka melalui dua tembakan bebas. Usaha Bimasakti cukup baik dengan akurasi yang meningkat dari 31 persen di kuarter pertama menjadi 41 persen di kuarter kedua.

Gencarnya dan semakin tajamnya Bimasakti di kuarter kedua mendapat pelayanan seimbang dari penembak jitu Pelita Jaya, Ary Chandra. Ary yang baru saja membukukan poin ke-1000 di laga sebelumnya, memasukkan 11 poin hanya di kuarter kedua. Kontribusi Ary mempertahankan keunggulan Pelita Jaya menjadi 39-28 di akhir kuarter kedua.

Yanuar Priasmoro akhirnya mulai menemukan sentuhannya di kuarter ketiga. MVP musim lalu ini mulai gencar melakukan penetrasi untuk mencetak angka atau sekadar mencari foul. Hasilnya, Bimasakti masih kencang dengan tambahan 17 poin. Delapan di antaranya berasal dari Yanuar.

Kehebatan Yanuar tidak memengaruhi performa Pelita Jaya. Walau mencetak jumlah angka yang sama, Fidyan Dini dan Andy Batam tetap tenang. Akurasi tim secara keseluruhan terjaga di angka 58 persen.

Pelita Jaya akhirnya kembali kebut di kuarter terakhir. Perlawanan Bimasakti tidak lagi sekencang dua kuarter sebelumnya. Pada akhir laga, Ary Chandra, Fidyan Dini, dan Andy Batam masing-masing mencetak 11 poin. Poin terbanyak Bimasakti dicetak oleh Restu Purnomo dengan 13 poin.

"Kami lega karena menutup game terakhir ini dengan kemenangan. Namun, masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami benahi. Salah satunya adalah masalah inkonsistensi," ujar Nathaniel Canson, pelatih kepala Pelita Jaya.

PenulisEmilius Caesar Alexey
EditorNasru Alam Aziz
Komentar

Terkini Lainnya

Cemari Sungai Citarum, Pabrik Tekstil PT South Pacific Viscose Didemo Warga

Cemari Sungai Citarum, Pabrik Tekstil PT South Pacific Viscose Didemo Warga

Regional
Kasatpol PP DKI: Saya Tidak Memukul, Hanya Menempelkan Tangan ke Pipi Anak Buah

Kasatpol PP DKI: Saya Tidak Memukul, Hanya Menempelkan Tangan ke Pipi Anak Buah

Megapolitan
Dokter Terbang Akan Dikerahkan untuk Tangani Wabah Penyakit di Papua

Dokter Terbang Akan Dikerahkan untuk Tangani Wabah Penyakit di Papua

Nasional
Pemilik Gym Tak Menyangka Tempatnya Digunakan Pasangan Gay Berbuat Asusila

Pemilik Gym Tak Menyangka Tempatnya Digunakan Pasangan Gay Berbuat Asusila

Megapolitan
Hari Ini dalam Sejarah: Korea Utara Tangkap Kapal AL Amerika Serikat

Hari Ini dalam Sejarah: Korea Utara Tangkap Kapal AL Amerika Serikat

Internasional
Demokrat Tak Masalah Banyak Menteri Jokowi Rangkap Jabatan

Demokrat Tak Masalah Banyak Menteri Jokowi Rangkap Jabatan

Nasional
Kumpulkan Gubernur, Jokowi Minta Tak Ada yang Buat Aturan Sendiri

Kumpulkan Gubernur, Jokowi Minta Tak Ada yang Buat Aturan Sendiri

Nasional
Kampanye Libatkan Anak Melanggar UU Perlindungan Anak

Kampanye Libatkan Anak Melanggar UU Perlindungan Anak

Nasional
Dibajak 72.000 Akun Fiktif Permohonan Paspor Online, Ini 3 Langkah Antisipasi Ditjen Imigrasi

Dibajak 72.000 Akun Fiktif Permohonan Paspor Online, Ini 3 Langkah Antisipasi Ditjen Imigrasi

Nasional
Seorang Polisi Hutan Dianiaya karena Larang Tebang Pohon di Hutan Lindung

Seorang Polisi Hutan Dianiaya karena Larang Tebang Pohon di Hutan Lindung

Regional
Sandiaga: 5 Tahun ke Depan, Pembangunan Infrastruktur 5 Kali Lipat Lebih Banyak

Sandiaga: 5 Tahun ke Depan, Pembangunan Infrastruktur 5 Kali Lipat Lebih Banyak

Megapolitan
Kecuali PAN, Semua Parpol Pendukung Tak Persoalkan Jokowi soal Rangkap Jabatan

Kecuali PAN, Semua Parpol Pendukung Tak Persoalkan Jokowi soal Rangkap Jabatan

Nasional
Setahun Pertama Donald Trump: Antara Janji dan Realisasi

Setahun Pertama Donald Trump: Antara Janji dan Realisasi

Internasional
Bertemu, Ryamizard dan Menhan AS Bahas Isu Korea Utara hingga Rohingya

Bertemu, Ryamizard dan Menhan AS Bahas Isu Korea Utara hingga Rohingya

Nasional
Pinta Keluarga terhadap TKI Yuliati yang Derita Lupus di Taiwan

Pinta Keluarga terhadap TKI Yuliati yang Derita Lupus di Taiwan

Regional
Close [X]
Radio Live Streaming
Sonora FM • Motion FM • Smart FM