Sabtu, 25 Oktober 2014

News / Olahraga

IOCC 2012

Pecatur China Juara IOCC 2012

Kamis, 18 Oktober 2012 | 08:37 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Pecatur China GM Yu Yangyi ingin kembali ke Indonesia untuk berkompetisi pada Kejuaraan Catur Indonesia Open III pada 2013 setelah dirinya menjuarai turnamen IOCC II dengan menyingkirkan pecatur senegaranya GM Li Chao B di Jakarta, Rabu (17/10/2012).

"Kalau nanti di China tidak ada turnamen penting, tahun depan saya ingin kembali ke Indonesia untuk berkompetisi dengan pecatur Indonesia," kata GM Yu Yangyi setelah memastikan menjadi juara dengan mengumpulkan 7,5 poin setelah pertandingan babak terakhir, kemarin.

Setelah babak kesembilan berakhir, Yu Yangyi memiliki nilai sama dengan Li Chao 7,5. Namun, Yu dipastikan juara karena menang perhitungan solkof.

Yu mengatakan para pecatur Indonesia sudah menunjukkan kemajuan, dan menjadi pesaing kuat dalam turnamen kali ini.

"Pecatur Indonesia cukup bagus, dan cukup menunjukkan kemajuan dibanding pada kejuaraan Indonesia Open tahun lalu," katanya.

"Dan, di turnamen ini, saya cukup mendapat perlawanan paling berat dari pecatur Belanda GM Ivan Sokolov," tambahnya.

Sementara itu, beberapa pecatur top Indonesia masih belum mampu bersaing ketat dengan para pecatur grand master internasional, dan prestasi tertinggi pecatur Indonesia hanya berada di urutan ke-27 yang dibuat GM Susanto Megaranto dengan mengumpulkan 5,5 poin.

"Saya cukup kecewa tidak mampu mendekati mereka. Akan tetapi, memang kami secara elo rating dan pengalaman tanding masih kalah dari mereka," kata Susanto Megaranto.

Sementara itu, tiga pecatur muda putri Indonesia yang diturunkan pada kejuaraan IOCC 2012 adalah WIM Chelsea Monica Sihite, WIM Medina Warda Aulia, dan WFM Dewi AA Citra cukup jauh berada di bawah urutan 60 besar. Chelsie berada pada urutan ke-64, Medina ke-67, dan Dewi AA ke-96.

Sementara itu, Ketua PB Percasi Hashim Djojohadikusumo mengatakan turnamen IOCC 2012 ini cukup sukses meskipun para pecatur Indonesia yang turun bertanding belum mampu menempel ketat para pecatur asing bergelar grand master.

"Turnamen ini saya anggap sukses, ini turnamen internasional besar, dan saya pikir hasil Susanto lumayan juga mengingat yang dia hadapi sembilan pecatur grand master kelas dunia," kata Ketua Umum PB Percasi.

"Dalam turnamen IOCC ini, kami sengaja mengundang pecatur hebat agar para pecatur Indonesia terpacu untuk meningkatkan prestasi mereka," katanya.

"Ke depan akan lebih ditingkatkan pelatihan dan mengirim para pecatur ke luar negeri untuk latih tanding," tambahnya.

 


Editor : Ervan Hardoko
Sumber: