Piknik di Sepanjang Rute Reli - Kompas.com

Piknik di Sepanjang Rute Reli

Kompas.com - 05/10/2012, 22:17 WIB

STRASBOURG, KOMPAS.com - Hajatan Reli Strasbourg di Perancis bukan hanya membuat panitia dan pereli sibuk. Penonton dan pencinta reli dari berbagai negara pun heboh mendatangi berbagai lokasi seputaran lintasan. Mereka membawa perbekalan dan aneka peralatan untuk menyaksikan reli dari dekat.

Pada Jumat (5/10/2012) pagi hingga siang, reli menyelesaikan trayek khusus 2-4 di daerah Colmar, area penghasil anggur Perancis. Trayek khusus ini berawal di daerah perbukitan dengan perkebunan anggur dan melintasi hutan.

Di hampir semua tempat, penonton menyemut. Mereka tidak memedulikan angin kencang dan suhu rendah pada pagi hari juga siang nan terik. Mereka membawa kursi lipat lengkap dengan minuman panas, tas atau ransel penuh makanan, serta payung.

"Reli ini pasti membuat panitia dan sponsor senang. Namun, bagi pereli, situasi ini mendebarkan, terutama jika penonton terlalu dekat dengan lintasan," kata Scott Beckwith, navigator Rifat Sungkar dari tim Fastron World Rally.

Demi menyaksikan aksi Loeb, penduduk rela berangkat sejak subuh dan bergegas ke etape selanjutnya yang memungkinkan mereka melihat Loeb lagi.

Untuk itu pula mereka rela berjalan jauh hingga sekian kilometer. Jalan kaki naik turun bukit, melewati peternakan dengan sapi, domba, dan kuda sedang merumput, hutan nan basah, serta parkir jauh di tubir tebing. Kota Colmar, Munster, Soultzeren, dan Mulhouse sepi. Warganya heboh meninggalkan rumah dan berpiknik di kebun anggur dan tepi jalan demi melihat aksi pereli. 

Revisi total catatan waktu Rifat 45:07,5. Catatan waktu Hot 43:34,1


EditorRobert Adhi Ksp
Komentar

Terkini Lainnya

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Dituding Penyebab Banjir, PGE Membantah dan Mengaku Juga Jadi Korban

Regional
Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Tak Terima Saudaranya Meninggal di RS, Keluarga di India Blokade Jalan

Internasional
Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Anies Baswedan Dilaporkan ke Polisi Terkait Penutupan Jalan Jatibaru

Megapolitan
Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Lagi-lagi, Saksi Bicara soal Pemberian untuk Adik Gamawan Fauzi Terkait Proyek E-KTP

Nasional
Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Sembunyikan Sabu di Celana Dalam, Pengedar Sabu Akhirnya Ditangkap di Kediri

Regional
Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Perjuangan Petugas 6 Jam Padamkan Kebakaran di Matahari Kudus

Regional
Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Musnahkan Barang Tangkapan, Bea dan Cukai Kepri Bakar Ribuan Barang Elektronik dan Sembako

Regional
Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Enam Poin Penting yang Terungkap dari Rekaman Johannes Marliem soal E-KTP

Nasional
Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Petugas KPK Jaga Rumah Novel 24 Jam Selama Sepekan

Megapolitan
Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Kembangkan Sektor Hiburan, Arab Saudi Siapkan Dana Rp 875 Triliun

Internasional
'Underpass' Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

"Underpass" Kartini Rampung, Satu Lajur Mulai Dioperasikan

Megapolitan
Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Argentina Sita Kokain Senilai Rp 683 Miliar dari Kedubes Rusia

Internasional
Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Dipecat via WhatsApp, Dua ABK di NTT Tidak Diberi Pesangon

Regional
Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Isu Penyerangan Pemuka Agama Jadi Liar, Adakah yang Menunggangi?

Nasional
Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Jembatan “Saksi” Agresi Militer Belanda II Itu Akhirnya Runtuh…

Regional
Close Ads X