Sabtu, 26 Juli 2014

News / Olahraga

Pekan Olahraga

Bali Kirim 45 Atlet ke Pekan Paralympic Nasional

Rabu, 3 Oktober 2012 | 19:49 WIB

DENPASAR, KOMPAS.com -- Bali mengirim 45 difable atlet ke ajang Pekan Paralympic Nasional (Peparnas) ke-14, 4-13 Oktober di Pekanbaru, Riau. Mereka akan bertanding pada enam cabang olahraga dari 11 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Enam cabang yang diikuti atlet Bali adalah atletik, angkat berat, bulutangkis, catur, renang, dan tenis meja. Para atlet terdiri dari tunanetra, tunagrahita, dan tunadaksa.

Kontingen Bali dilepas Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan dan Kesra I Ketut Wija di Wiswa Sabha Pratama, Denpasar, Rabu (3/10/2012).

Ketua Nasional Paralympic Committee (NPC) Provinsi Bali  I Gede Nyoman Sumitha menjelaskan, selama berlaga di Riau para atlet akan didampingi 24 pelatih. Bali bertekad mempertahankan peringkat kelima, seperti empat tahun silam di Kalimantan Timur. "Harapan utama kami adalah mempertahankan prestasi Bali, agar bisa minimal tetap berada di peringkat kelima nasional," kata Sumitha.

Pada pertandingan di Kalimantan Timur pada 2008 (saat itu masih bernama Pekan Olahgara Cacat Nasional/Porcanas), kontingen Bali memboyong 13 medali emas, 18 medali perak, dan 16 medali perunggu.

Bahkan, atlet penyandang cacat Bali juga mampu membawa Indonesia menduduki peringkat kedua pada ASEAN Para Games VI  yang berlangsung di Solo tahun 2011. Saat itu, Bali menyumbang 11 emas, 5 perak, dan tiga perunggu.

Sumitha mengemukakan bahwa perhatian pemerintah terhadap para atlet difabel sudah cukup baik. Hal itu terlihat dari dukungan pendanaan yang telah disediakan pemerintah dalam proses penjaringan para atlet sebelum diberangkatkan ke Riau.

Proses penjaringan atlet untuk bertanding ke Peparnas telah dimulai sejak Juli melalui pelatihan daerah (pelatda) hingga terjaring 45 atlet terbaik. Pada September, selama 12 hari, digelar pemusatan latihan di Denpasar. "Program pemusatan latihan dilakukan untuk meningkatkan prestasi, teknik, strategi, dan stamina para atlet dalam menghadapi pertandingan," tambah Sumitha.

I Ketut Wija optimistis para atlet dari Bali akan mampu mempertahankan prestasi yang telah diraih. Ia berharap para atlet tetap menjaga semangat sportivitas dalam mengikuti pertandingan.


Penulis: Ayu Sulistyowati
Editor : Nasru Alam Aziz