Kamis, 24 April 2014

News / Olahraga

Komentar Rossi tentang Persaingan Lorenzo-Pedrosa

Jumat, 14 September 2012 | 18:18 WIB

Baca juga

MISANO, KOMPAS.com - Valentino Rossi dan Jonathan Rea merasa, tekanan yang sama dirasakan oleh dua pebalap kandidat peraih gelar juara dunia MotoGP musim 2012, Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa. Pasalnya, ada motivasi yang luar biasa dari kedua pebalap asal Spanyol tersebut.

Lorenzo, pebalap utama Yamaha, untuk sementara memimpin klasemen. Dia unggul 13 poin atas rivalnya dari tim Repsol Honda tersebut. Dengan demikian, balapan di Sirkuit Misano, San Marino, pada akhir pekan ini, yang menjadi satu dari enam seri tersisa, menjadi momen yang krusial bagi mereka dalam pertarungan meraih trofi kelas premier.

Rossi, juara dunia tujuh kali kelas premier, mengatakan bahwa Pedrosa tentu tak ingin hanya selalu menjadi kandidat juara tanpa pernah bisa merengkuh trofi bergengsi tersebut. Jadi, mantan juara dunia kelas 125 cc tersebut bakal all-out di semua seri tersisa dan tak ingin gagal meraih poin.

"Dani sudah mengalami begitu banyak musim dalam pertarungan memperebutkan gelar juara dunia untuk paruh musim, dan tidak pernah mengakhirinya karena mengalami sejumlah masalah fisik," ujar pebalap Ducati ini, Jumat (14/9/2012).

"Dani tidak pernah bisa menyelesaikan sebuah musim dengan kondisi 100 persen, sehingga mungkin bagi Dani, ini menjadi motivasi tambahan - dan juga berusaha meraih gelar pertamanya di kejuaraan MotoGP.

"Tetapi, Jorge sangat tangguh dan kuat berada di bawah tekanan dan memiliki motivasi yang sama, sehingga situasinya kurang lebih sama bagi kedua pebalap."

Sementara itu Rea, yang akan melakukan debutnya di MotoGP pada akhir pekan ini, untuk menggantikan posisi Casey Stoner di tim Repsol Honda, mengatakan bahwa Lorenzo dan Pedrosa memberikan pertunjukan yang bagus. Situasi yang sedang dihadapi, membuat mereka harus tidak boleh membuat kesalahan.

"Ini bukan seperti sebuah sekolah olahraga. Ini adalah kejuaraan dunia MotoGP. Jadi, saya pikir tekanan yang sama dialami kedua pebalap. Mereka sama-sama menginginkan yang lebih," ujar bintang World Superbike ini, yang dulu lebih sering menyaksikan aksi Lorenzo dan Pedrosa melalui layar televisi.

"Ini akan menyenangkan - terutama bagiku, karena setelah dua balapan MotoGP saya bisa mengatakan 'ciao' dan kembali ke sofa dan menyaksikan para pebalap ini di TV! Jadi, saya berharap mereka akan memberikan hiburan yang hebat.

"Menyenangkan bisa menyaksikan MotoGP dan melihat balapan yang bagus seperti di Brno. Seperti Valentino katakan, karena cedera atau apapun pada masa lalu, satu pebalap harus tersingkir dari kejuaraan.

"Tetapi Brno merupakan satu dari sejumlah balapan hebat yang pernah saya saksikan dalam waktu yang lama, dan saya berharap kita bisa melihat lebih banyak lagi balapan seperti itu."

Memang, pertarungan di Brno sangat menegangkan antara Lorenzo dan Pedrosa. Kedua pebalap memperlihatkan aksi salip-menyalip hingga lap terakhir, sebelum Pedrosa keluar sebagai pemenang, yang membuatnya bisa memangkas gap dengan juara dunia 2010 tersebut.

 


Editor : Aloysius Gonsaga Angi Ebo
Sumber: