AFP/ADEK BERRY
Suasana pertandingan yang memalukan itu
LONDON, Kompas.com — Delapan pebulu tangkis putri dituduh oleh BWF bermain tidak sungguh-sungguh di babak penyisihan grup bulu tangkis Olimpiade London.
Empat ganda putri tersebut, termasuk ganda Indonesia, Greysia Polii/Meiliana Jauhari, serta ganda terkuat dunia asal China, Yu Yang/Wang Xiao Li, dan dua ganda Korea, terancam sanksi oleh pihak BWF akibat perilaku mereka di lapangan.
Empat pasangan ini mendapat cemooh dari penonton di Wembley Arena, London, Selasa, karena bermain asal-asalan. Mereka cenderung mencari kekalahan dengan sengaja menyangkutkan bola ke net atau memukul bola melebar.
Para pemain ini dianggap sengaja melakukan hal itu untuk menghindari pertemuan dengan lawan-lawan yang kuat di babak perempat final yang berlangsung dengan sistem gugur.
BWF menyatakan akan menyelidiki jalannya pertandingan antara ganda China, Yui Yang/Wang Xiao Li, saat menghadapi ganda Korea Selatan, Jung Kyung/Kim Ha-na, serta pertandingan antara Greysia Polii/Meiliana Jauhari menghadapi Ha Je/Kim Min-jung.
Pertandingan antara Yu/Wang dan Jung/Kim berlangsung lamban dan membosankan. Yu/wang dicurigai ingin menghindari pertemuan dengan pasangan China lainnya, Tian Qing/Zhao Yunlei, yang menjadi runner up di grupnya.
Yu Yang sendiri menolak tuduhan tersebut. "Kami sudah lolos, mengapa harus membuang tenaga? Akan sulit bermain habis-habisan karena babak sistem gugur akan berlangsung besok."
Wasit turnamen, Torsten Berg, sempat memberi kartu hitam sekaligus mendiskualifikasi ganda Indonesia dan Korea Selatan, tetapi kemudian membatalkan. "Kami akan memandang serius kasus ini dan sebagai wasit, saya sudah mengambil tindakan dan akan membuat laporan ke BWF."