Kamis, 23 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Mei 2013 | 10:27 WIB
Olimpiade London 2012
Kursi Penonton Kosong
Penulis : Simon Saragih | Senin, 30 Juli 2012 | 09:33 WIB
|
Share:
AFP/THOMAS COEX Pemandangan secara keseluruhan pada pembukaan Olimpiade London 2012 di Olympic Stadium, Jumat (27/7/2012) malam waktu setempat atau Sabtu (28/7) dini hari WIB.

LONDON, KOMPAS.com — Para penyelenggara Olimpiade London 2012 mencoba mengatasi kursi-kursi kosong, dengan memberikan tiket gratis kepada anak-anak sekolah dan tentara Inggris. Ini terutama dilakukan pada penyelenggaraan olimpiade hari Minggu (29/7/2012).

Demikian diberitakan harian The Washington Post edisi Senin (30/7/2012). Ini dilakukan setelah tayangan-tayangan televisi memperlihatkan kursi-kursi kosong, termasuk di arena olahraga terkenal, seperti renang dan gimnastik, yang justru diberitakan penuh penonton.

Ini memunculkan spekulasi bahwa perusahaan-perusahaan sponsor tidak menjual tiket yang dialokasikan kepada mereka.

Menteri Kebudayaan Inggris Jeremy Hunt, yang bertanggung jawab soal olimpiade, mengatakan akan menyelidiki apa yang terjadi.

"Kami menduga kursi-kursi kosong adalah milik para sponsor. Akan tetapi, jika para sponsor tidak berminat, kami menginginkan agar tiket-tiket itu kami jual kembali untuk menciptakan atmosfer," katanya.

Pihak Komite Olimpiade Internasional (IOC) mengatakan, kursi-kursi kosong adalah jatah para sponsor, yang mendapatkan 8 persen alokasi tiket. Direktur Komunikasi IOC Mark Adams mengatakan, aksi saling tuding soal kursi kosong merebak.

Sejumlah sponsor, seperti Coca-Cola, Visa, dan McDonald’s, mengatakan bahwa tiket-tiket jatah mereka sudah dialokasikan.

Isu soal tiket ini kontradiktif. Penyelenggara mengatakan bahwa tiket yang sudah terjual sebanyak 7 juta, lebih dari tiket yang terjual saat Olimpiade Beijing 2008.

Editor :
Agus Mulyadi