Kamis, 23 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Kamis, 23 Mei 2013 | 04:31 WIB
London Sambut Dunia
Jumat, 27 Juli 2012 | 04:35 WIB
|
Share:

London, Kompas - Jumat (27/7) malam waktu setempat, Inggris Raya menyambut partisipasi dunia dalam sebuah upacara pembukaan Olimpiade 2012 di stadion utama dalam kompleks Olympic Park, Stratford, London Timur. Seremoni peresmian pesta sejagat itu melibatkan sekitar 15.000 penari, musisi, dan pendukung pentas lainnya serta 3.500 pelajar.

Dalam upacara pembukaan itu, ke-205 kontingen negara peserta, termasuk Indonesia, akan berdefile sejauh 1,5 kilometer dari perkampungan atlet menuju Stadion Olimpiade.

Tiada informasi resmi tentang detail acara pembukaan yang akan dimulai sekitar pukul 21.00 waktu setempat itu. Namun, seluruh pentas seni itu akan menggambarkan kekayaan sejarah dan budaya Inggris Raya.

”Setiap kali saya melihat jalannya latihan, diri saya tergetar. Seluruh spektrum Inggris Raya tergambarkan, tentang masa lalu, kekinian, dan masa depan,” kata Perdana Menteri Inggris David Cameron dalam jumpa pers terakhir yang juga dihadiri wartawan Kompas Yunas Santhani Azis di pelataran terbuka Olympic Park, Kamis.

Acara jumpa pers itu berlangsung lugas, sederhana, dan jauh dari kerumitan protokoler. Untuk mencapai lokasi, Cameron dan Ketua Panitia Olimpiade London (LOGOC) Sebastian Coe berjalan kaki dari arah Stadion Olimpiade. Keduanya hanya dikawal sekitar lima penjaga. Begitu pula saat mereka meninggalkan area jumpa pers.

Begitu tiba di lokasi acara, tempat ratusan wartawan menunggu di bawah terik matahari musim panas dan suhu sekitar 30 derajat celsius, Cameron langsung membuka acara, memperkenalkan Coe singkat, dan berpidato. Begitu kedua petinggi itu selesai menyampaikan keterangan, Cameron pula yang membuka sesi tanya jawab.

Dari salah satu panitia diungkapkan, prosesi pembukaan juga akan melibatkan megabintang olahraga Inggris, mantan gelandang tim sepak bola Inggris, David Beckham. Beckham akan memperoleh peran tertentu dalam acara tersebut.

”Ada 15.000 pendukung acara yang terlibat dalam empat upacara (pembukaan serta penutupan Olimpiade dan Paralimpiade 2012),” ujar Coe yang juga olimpian peraih emas lari jarak jauh Olimpiade 1980 dan 1984.

Tujuh tahun

Cameron menjelaskan, kerja mempersiapkan olimpiade selama tujuh tahun sejak pembangunan Olympic Park dimulai kini mencapai puncaknya. Dalam kurun itu, 46.000 pekerja terlibat untuk mengubah lahan kosong di Stratford tersebut menjadi kompleks olahraga seluas 2,5 kilometer persegi. Luas itu setara dengan 357 lapangan sepak bola atau tiga kali luas areal Taman Monas di jantung Jakarta.

Mulai Jumat ini hingga 16 hari ke depan saat Olimpiade London ditutup 12 Agustus mendatang, sekitar 200.000 petugas (tenaga staf penyelenggara, sukarelawan, dan aparat keamanan) akan melayani 10.500 atlet, ofisial, dan jutaan pengunjung (kalkulasi panitia akan ada 20 juta pergerakan penonton dari arena ke arena). ”Sukarelawan akan menghabiskan delapan juta jam kerja,” kata Cameron.

Hingga kemarin, tak juga diperoleh informasi tentang siapa yang akan membuka secara resmi Olimpiade London. Namun, sejumlah besar kepala negara dan pemimpin pemerintahan yang telah datang di London akan lebih dahulu dijamu oleh Ratu Elizabeth II di Istana Buckingham sebelum bersama-sama berangkat ke Stadion Olimpiade.

Indonesia, ujar Deputi Pendukung pada Misi Kontingen Indonesia Ade Lukman, akan diwakili oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Mallarangeng dan Duta Besar Indonesia untuk Inggris TM Hamzah Thayeb.

Dijelaskan, tak semua atlet Indonesia yang jumlahnya 22 atlet putra dan putri ikut parade kontingen di pembukaan. Pasalnya, para atlet Indonesia dari cabang bulu tangkis dan angkat besi akan mulai tampil Sabtu pagi. Pemanah putri Indonesia, Ika Yuliana Rochmawati, berlomba pada Jumat siang. ”Kalau ikut defile, mereka akan lelah,” kata Ade.

Editor :