Selasa, 21 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 21 Mei 2013 | 20:14 WIB
Tak Ada Bikini di Voli Pantai Olimpiade
Penulis : Tabita Diela | Rabu, 18 Juli 2012 | 23:22 WIB
|
Share:

EPA/Georgios Kefalas
Pasangan voli pantai Amerika Serikat, Misty May-Treanor (kanan) dan Kerri Walsh, merayakan kemenangan atas pasangan China, Jia Tian dan Jie Wang, pada pertandingan final di Chaoyang Park, Beijing, China, Kamis (21/8).

LONDON, KOMPAS.com — Penggemar voli pantai putri tak akan lagi bisa melihat atlet-atlet dengan balutan bikini pada Olimpiade 2012 di London. Panitia memutuskan bahwa semua atlet harus menutupi badannya karena cuaca yang tidak bersahabat.

Padahal, tiket pertandingan voli putri merupakan tiket yang paling banyak dicari. Pasangan Inggris, Zara Dampney dan Shauna Mullin, bahkan menyedot banyak penggemar, sampai menyebabkan kemacetan ketika mereka tengah berlatih dengan pakaian minim di Parliament Square, Central London.

Namun, peringatan akan cuaca dingin yang terus-menerus dan cuaca yang basah pada bulan ini akan membuat para atlet voli pantai putri untuk mengenakan penghangat, kaus, dan legging.

"Ketika temperatur turun di bawah 16 derajat celsius, kami diizinkan untuk mengenakan legging panjang dan atasan berlengan panjang," kata Shauna (27). Pada bulan ini, setiap hari London bersuhu lebih rendah dari 16 derajat celsius.

Sementara itu, Zara (26) menyadari beberapa penggemar, terutama penonton laki-laki, mungkin menonton dengan alasan tertentu. Namun ia yakin, masih banyak yang akan datang melihat aksinya. "Mungkin cuaca buruk akan memberikan kami keuntungan melawan atlet Brasil. Kami terbiasa bermain di bawah hujan," ujarnya.

Kantor Meteorologi Inggris memperkirakan cuaca selama pelaksanaan Olimpiade 2012 dari tanggal 27 Juli sampai 12 Agustus nanti adalah cuaca yang basah. Penonton boleh membawa payung, tetapi dilarang payung besar. Payung kecil diperbolehkan dipakai selama tidak mengganggu penglihatan penonton lainnya.

Sumber :
Editor :
Tri Wahono