Sabtu, 25 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Sabtu, 25 Mei 2013 | 08:38 WIB
Federer Fantastis! 7 Trofi Wimbledon, 17 Gelar "Grand Slam"
Penulis : Aloysius Gonsaga AE | Senin, 9 Juli 2012 | 00:49 WIB
|
Share:
AFP/LEON NEAL Petenis Swiss, Roger Federer, mencium gelar grand slam Wimbledon. Di final, Minggu (8/7/2012), Federer mengalahkan petenis Inggris, Andy Murray.

LONDON, KOMPAS.com — Roger Federer menancapkan sejumlah rekor pribadi seusai mengalahkan Andy Murray 4-6, 7-5, 6-3, 6-4 di final Wimbledon, Minggu (8/7/2012). Kini dia meraih gelar ketujuh di All England Club, sekaligus menambah koleksi trofi grand slam menjadi 17, dan kembali menjadi pemain nomor satu dunia.

Dengan demikian, superstar Swiss ini menyamai dua rekor petenis legendaris Amerika Serikat, Pete Sampras, yang tujuh kali juara grand slam lapangan rumput ini serta pemain nomor satu dunia terlama. Sedangkan 17 gelar grand slam menempatkan Federer sebagai petenis tersukses dan terbaik di muka bumi ini karena raihan jumlah trofi tersebut bakal sangat sulit dikejar oleh siapa pun, termasuk rival beratnya, Rafael Nadal, yang baru mencapai 11 trofi.

Federer terakhir kali menempati ranking pertama ATP pada Mei 2010. Setelah itu posisinya turun ke peringkat ketiga seiring kegagalannya menjuarai sebuah grand slam (terakhir Federer juara Australia Terbuka pada Januari 2010). Kini, dia kembali ke posisi tersebut. Ini artinya, Federer, yang pernah mencetak rekor 237 pekan secara berturut-turut menjadi pemain nomor satu dunia, mulai dari 2 Februari 2004 hingga 18 Agustus 2008, sudah menyamai prestasi Sampras, yang jadi nomor satu dunia selama 286 pekan (bahkan mungkin bisa melebihinya).

Sedangkan untuk jumlah gelar Wimbledon, Federer juga sukses menyamai idolanya tersebut. Sebelumnya, Federer juara pada 2003, 2004, 2005, 2006, 2007, dan 2009. Namun, bagi Murray, hasil ini tentu saja sangat menyesakkan karena dia lagi-lagi gagal meraih gelar pertama di ajang grand slam. Pemain nomor 4 dunia ini pun gagal menyamai prestasi petenis legendaris Inggris, Fred Perry, yang mengangkat trofi Wimbledon pada 1936, meskipun kesempatan itu sudah ada ketika dia meraih kemenangan di set pembuka. Selamat Federer!

Editor :
Hery Prasetyo