AFP/RONALD FLEURBAAIJ
Dua pebalap Repsol Honda, Casey Stoner (kiri), dan Dani Pedrosa, bertarung di Sirkuit Assen, Belanda, Sabtu (30/6/2012). Stoner jadi pemenang balapan ini, dan Pedrosa runner-up.
ASSEN, Kompas.com - Casey Stoner mengalami akhir pekan yang menggembirakan di Assen, Belanda. Sempat mengalami persoalan pada motor dan mengalami kecelakaan saat latihan terakhir, pebalap Repsol Honda ini akhirnya meraih kemenangan pada seri ketujuh MotoGP 2012 tersebut, Sabtu (30/6/2012).
Meskipun demikian, juara dunia 2007 dan 2011 ini mengatakan bahwa kemenangan tersebut tak berarti masalah yang dihadapi sudah teratasi. Menurut pebalap Australia tersebut, Honda harus terus mencari solusi untuk mengatasi persoalan getaran (chatter), terutama sejak Bridgestone mengubah spesifikasi ban depan.
"Pada balapan terakhir kami mampu mengurangi getaran di bagian belakang, tetapi kami belum mengatasinya. Kami juga belum mengatasi persoalan di bagian depan," ujar Stoner, yang akhir musim ini pensiun dari MotoGP.
"Kami membuat sebuah langkah kecil sebelum balapan, yang mana mengurangi getaran di bagian depan. Tetapi bagiku, ban depan tidak stabil. Segera setelah anda melakukan pengereman keras, maka langsung bergetar."
Pada balapa di Assen ini, Stoner sempat bertarung ketat dengan rekan setimnya, Dani Pedrosa. Pemegang pole position ini akhirnya menjadi pemenang, setelah menyalip Pedrosa di lap ke-17, dari total 26 lap yang harus dilakoni.
Hasil seri ketujuh ini pun menjadi pemutus dominasi rivalnya dari Yamaha, Jorge Lorenzo, yang pada tiga seri terakhir selalu jadi pemenang. Lorenzo mengalami nasib sial dalam balapan ini, karena pada tikungan pertama di lap pembuka, dia mengalami kecelakaan akibat "disambar" pebalap Gresini Honda, Alvaro Bautista".
Donasi 25 poin di Assen ini membuat Stoner menyamai perolehan angka Lorenzo, yang masih berada di puncak klasemen sementara. Kini mereka sama-sama mengoleksi total 140 poin. Mereka kembali akan bertarung di GP Jerman akhir pekan ini.
