Sabtu, 30 Juni 2012

News

Indonesia Optimistis Juara Grup

  • Penulis :
  • Gatot Widakdo
  • Sabtu, 30 Juni 2012 | 23:42 WIB
Ilustrasi | Shutterstock

JAKARTA, KOMPAS.com -- Indonesia optimistis mampu menumbangkan tim Taiwan pada babak penyisihan grup B Kejuaraan Dunia Junior U19 2012. Kedua negara sementara sudah memiliki dua kemenangan dari Singapura dan Mongolia dengan skor masing-masing 5-0.

"Meskipun Taiwan lebih diunggulkan, kami optimistis bisa menang dan menjadi juara grup B," kata Yacob Rusdianto, Manajer Tim Indonesia, seperti dikutip situs PBSI, Sabtu (30/6/2012).

Pada tahun lalu, Taiwan sukses menempatkan dua pasang pemainnya di final perorangan ganda putra. Hal ini tentunya sudah diwaspadai oleh tim pelatih yang tak ingin kecolongan di nomor ganda putra, mengingat nomor ini juga merupakan salah satu nomor andalan Indonesia untuk meraih poin.

"Pemain ganda putra Taiwan unggul kecepatan dan stamina, sementara pasangan kita memiliki kelebihan pada variasi teknik dan pukulan. Siapa yang lebih berani di lapangan besok, dialah yang akan menang," ujar Sigit Budiarto, juara All Engand 2003, yang kini menjadi pelatih ganda putra.

Indonesia akan bertumpu pada pasangan Arya Maulana Aldiartama/Edi Subaktiar di nomor ganda putra. Pasangan asal klub PB Djarum ini sudah memiliki prestasi yang cukup baik termasuk di kancah internasional. Keduanya merupakan runner-up German Junior dan Bannuinvest International 2012.

Namun demikian, menjadi juara grup belum tentu mengamankan posisi Indonesia di perempat final. Pasalnya tim Jepang yang juga berada di grup D kemungkinan akan memberi perlawanan sengit terhadap tim China. Jika Jepang memenangkan pertandingan dan menjadi juara grup, maka Indonesia akan berhadapan dengan tim China.

"Kami telah memantau permainan tim Jepang, mereka memiliki materi pemain yang tak kalah bagus dari China. Belum tentu China akan jadi juara grup D besok," tambah Yacob, yang juga Sekretaris Jenderal PB PBSI ini.

Jepang masih diperkuat dua pemain tunggalnya, yaitu Kento Momota di tunggal putra, dan Nozomi Okuhara di tunggal putri. Kedua pemain ini tercatat sudah beberapa kali merepotkan lawan-lawannya dengan permainan mereka yang sangat ulet. Momota dan Okuhara juga sudah beberapa kali mengikuti turnamen kelas dewasa.

Editor : Nasru Alam Aziz