AFP/GLYN KIRK
Petenis Rusia, Maria Sharapova.
LONDON, Kompas.com - Petenis nomor satu dunia, Maria Sharapova, meraih tiket babak ketiga Wimbledon. Meski harus bekerja keras untuk bermain tiga set, si cantik asal Rusia ini berhasil melewati hadangan pemain Bulgaria, Tsvetana Pironkova, yang ditaklukkan dengan 7-6 (7/3), 6-7 (3/7), 6-0, Kamis (28/6/2012).
Selanjutnya, Sharapova, yang baru tampil lagi di All England Club ini setelah menjuarai Grand Slam Perancis Terbuka awal bulan Juni, akan bertemu petenis Taiwan, Hsieh Su-Wei. Mereka akan memperebutkan satu tiket menuju babak 16 besar.
Duel Sharapova dengan Pironkova ini merupakan lanjutan pertandingan yang seharusnya selesai kemarin. Akan tetapi, buruknya penerangan membuat laga tersebut harus ditunda, setelah memainkan game keempat di set kedua.
Pada set pertama, Sharapova sempat berada dalam kondisi kritis. Pasalnya, pemain berusia 25 tahun yang menjuarai Wimbledon 2004 ini sempat tertinggal 2-5. Tetapi, mental yang kuat membuat petenis dengan desahan yang keras selama bermain ini mampu mengejar, sebelum terjadi tie-break yang akhirnya dimenangkannya.
Di set kedua, Sharapova berada dalam situasi yang sangat bagus untuk menyelesaikan pertandingan, ketika unggul 3-1. Sayang, laga ini harus ditunda akibat gangguan teknis. Dalam pertandingan lanjutan, Pironkova, yang punya kenangan manis di grand slam lapangan rumput ini setelah menembus semifinal 2010, mampu bangkit dan berbalik mengalahkan Sharapova, juga dengan tie-break.
Namun pada set penentuan, Sharapova tak terbendung lagi. Tekanan-tekanan yang diberikan membuat Pironkova tak bisa mengembangkan permainan, sehingga harus menelan kekalahan telak 0-6. Dengan demikian, Pironkova harus melupakan impian minimal mengulangi prestasi tahun lalu ketika menembus babak delapan besar.

