Jumat, 24 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 24 Mei 2013 | 12:01 WIB
Jelang Olimpiade
Sania Mirza Kesal Dijadikan "Umpan" Petenis Putra
Rabu, 27 Juni 2012 | 19:29 WIB
|
Share:
AFP Petenis India, Sania Mirza.

LONDON, Kompas.com - Petenis cantik India, Sania Mirza merasa kesal karena dipaksa terlibat dalam kisruh yang melibatkan para petenis putra negara tersebut.

Sania Mirza mengaku merasa telah digunakan oleh Asosiasi tenis India (AITA) sebagai umpan atau pancing untuk pemain ganda utama India, Leander Paes.

Pekan lalu, AITA telah memutuskan mengirim dua ganda putra ke Olimpiade London yaitu pasangan Leander Paes (peringakt 7 dunia) berpasangan dengan peringkat 207, Vishnu Vardhan serta ganda Rohan Bopanna (peringkat 13) bersama Mahesh Bhupathi (peringkat 15).

Keputusan ini diambil setelah  Bopanna dan Bhupathi menolak berpasangan dengan Paes. Media massa India kemudian memberitakan Paes sengaja dipasangkan dengan Mirza di nomor ganda campuran.

"Sebagai perempuan India dari abad 21, saya merasa dijadikan umpan untuk dilibatkan dalam persoalan dalam dunia tenis India ini," kata Mirza dalam sebuah pernyataan tertulis.

Ia juga mengeluh  sengaja ditawarkan sebagai kompensasi menjadi pasangan seorang pemain dengan harapan pemain yang bersangkutan bersedia bermain dengan petenis putra yang tidak diinginkannya.

"Hal ini harus dianggap sebagai hal yang mempermalukan kaum perempuan India apalagi justru berasal dari lembaga tenis tertinggi di negara kami," lanjut Mirza yang bulan lalu menjuarai ganda campuran Perancis Terbuka. Ironisnya, ia menjadi juara bersama Mahesh Bhupathi.

Mirza saat ini tengah bermain di turnamen grand slam Wimbledon. "Saya merasa ini situasi yang buruk dan tidak seperti yang anda bayangkan untuk menghadapi Olimpiade," kata Mirza.

"Sebagai perempuan India dari abad 21, saya merasa dijadikan umpan untuk dilibatkan dalam persoalan dalam dunia tenis India ini,

 

Sumber :
AFP
Editor :
A. Tjahjo Sasongko