Kashyap Parupalli
JAKARTA, Kompas.com - Pemain India, Kashyap Parupalli mengaku lebih takut dengan dukungan penonton Istora saat menghadapi Simon Santoso di semifinal Djarum Indonesia Open 2012, Sabtu (16/6).
Kashyap lolos ke semifinal setelah menyingkirkan pemain Denmark, Hans-Kristian Vittinhus 21-15 21-14 di babak perempatfinal, Jumat (15/6). Di babak sebelumnya, Kashyap membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan pertama, Chen Long 21-17 21-14.
"Saya tidak takut menghadapi Simon. Saya lebih takut mebnghadapi penonton Istora yang pasti akan mendukung Simon," kata Kashyap Parupalli usai mengalahkan Vittinghus. Kashyap menyebut Simon dengan lafal english, yaitu "Sai-men."
Kashyap juga tidak peduli dengan rekornya menghadapi Simon yaitu tiga kekalahan. "Record doesn' matter. Rekor tidak penting, yang penting saat pertandingan," katanya. "Rekor saya menghadapi Chen Long sebelumnya juga 0-4."
Bagi Kashyap, saat menghadapi Simon ia akan bersikap sama dengan saat menghadapi Chen Long dan Hans-Kristian Vittinghus yaitu "nothing to lose. "Saya merasa persiapan saya sudah maksimal dan yakin mampu menghadapinya. Saya tidak peduli dengan hasilnya," lanjut Kashyap.
Kashyap merupakan peraih medali perunggu di Commonwealth Games 2010 lalu. Pemain kelahiran 8 September 1986 ini mengaku mendapat dorongan motivasi setelah memastikan diri lolos ke Olimpiade London 2012, bulan lalu. "Saya ingin memanfaatkan kesempatan ini dengan tampil baik di London," kata Kashyap.
Untuk itu, ia berlatih keras bersama pelatihnya, mantan juara All England, Pulella Gopichand. "Saya berlatih sehari dua kali bersama Gopichand dengan porsi yang lebih berat daripada sebelumnya."
Dengan Gopichand yang kini membuka akademi bulu tangkis di Hyderabad, ia mengaku mendapat kemajuan yang berarti. "Kami selalu mendiskusikan setiap turnamen bahkan setiap pertandingan yang saya mainkan. Dari satu kami mencari pola latihan atau strategi permainan yang cocok buat saya."
Dengan kemauan keras dan rasa percaya diri yang tinggi, Kashyap Parupalli berpeluang menjadi salah satu legenda bulu tangkis India setelah Prakash Padukone, Syed Modi atau pun Pulella Gopichand.

