Minggu, 19 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Minggu, 19 Mei 2013 | 19:57 WIB
Djarum Indonesia Open 2012
(Mungkin) Yang Terakhir buat Taufik
Kamis, 14 Juni 2012 | 17:52 WIB
|
Share:
Tjahjo Sasongko/Kompas.com Taufik Hidayat (Gatotkaca) acungkan dua jari dan Tontowi Ahmad (Arjuna) main blackberry, di belakang Bima (Lee Yong Dae) cengar-cengir.

JAKARTA, Kompas.com - Legenda bulu tangkis Taufik Hidayat menyiratkan rencananya untuk menjadikan Djarum Indonesia Open 2012 sebagai kali terakhir ia  berpartispasi dalam turnamen tahunan ini.

"Tahun depan? Mungkin saya hanya menjadi penonton saja," kata Taufik Hidayat dalam konferensi pers di Istora Gelora Bung Karno, Kamis (14/6). "Saya belum memutuskan sampai saat ini. Mungkin nanti sesudah Olimpiade (London)."

Taufik disingkirkan rekan senegaranya, Sony Dwi Kuncoro di babak kedua Djarum Indonesia Open 2012 lewat permainan dua game 14-21 18-21. "Ini merupakan hasil terburuk saya di Indonesia Open. Untungnya saya dikalahkan pemain Indonesia juga."

Peraih medali emas Olimpiade Athena 2004 ini  mengaku ia terpancing dengan gaya permainan yang dikembangkan Sony. "Saya tidak suka dengan gaya permainan Sony yang tampil berbeda. Ia main satu-satu dan tidak bermain cepat seperti biasanya," ungkap Tafik.

Meski begitu, Taufik menolak bila hasil di Djarum Indonesia Open ini dijadikan tolok ukur persiapannya ke Olimpiade London 2012.  "Tentu tidak. Saya masih punya waktu mempersiapkan diri selama sebulan, apabila saya tidak jadi ikut SIngapore Open.  Tentunya saya akan mempersiapkan diri sebaiknya."

Bila Taufik mundur, maka ini pertanda berakhirnya satu era kejayaan pemain Indonesia di ajang (Djarum) Indonesia Open. Taufik pernah menjuarai ajang Indonesia Open sebanyak enam kali pada 1999, 2000, 2002, 2003, 2004 dan 2006. "Mudah-mudahan saja turnamen ini masih ada tahun depan....," kata Taufik.

"Ini merupakan hasil terburuk saya di Indonesia Open. Untungnya saya dikalahkan pemain Indonesia juga."

 

Editor :
A. Tjahjo Sasongko