Selasa, 21 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Selasa, 21 Mei 2013 | 14:07 WIB
Dua Andy Terdepak dari Turnamen Queen's
Kamis, 14 Juni 2012 | 16:41 WIB
|
Share:
AFP/MIGUEL MEDINA Petenis Perancis, Nicolas Mahut.

LONDON, Kompas.com - Era kepiawaian Andy Murray sebagai juara turnamen Queen’s berakhir setelah petenis nomor empat dunia itu di luar dugaan kalah 3-6, 7-6, 6-7 atas petenis Perancis Nicolas Mahut. Kegagalan juga dialami juara empat kali Andy Roddick yang kandas di putaran kedua, Rabu (13/6/2012).

Murray, yang merupakan unggulan utama, memenangi turnamen lapangan rumput pra-Wimbledon di barat London itu dua kali dalam tiga tahun terakhir. Dia mengalahkan Jo-Wilfried Tsonga di final tahun lalu, tetapi ia harus membayar beberapa kesalahan yang dibuatnya sehingga Mahut, mantan runner-up di Queen’s,  menikmati salah satu permainan terbaik dalam kariernya.

Ini mungkin merupakan persiapan terburuk yang dilakukan Murray menjelang Wimbledon, yang akan dimulai akhir bulan ini. Kegagalan tersebut makin melengkapi prestasi buruk Murray selama 2012, karena sampai sekarang petenis Skotlandia itu belum dapat gelar sejak di Brisbane Januari lalu.

"Saya tidak menyangka akan melakukan kesalahan. Pertandingan amat ketat dan saya tidak berhasil melakukan yang terbaik pada set ketiga. Pada tiebreak itu ia memainkannya dengan lebih baik," katanya.  

"Saya tidak dapat bergerak dengan cepat pada awal permainan sedangkan lawan saya amat lincah. Ia sudah pernah berada di final di sini dan kali ini ia bermain amat bagus," tambahnya.

Murray berjuang keras mengatasi cedera pada punggungnya dalam beberapa minggu terakhir. Dia juga mengalami masalah dengan kesehatannya di Perancis Terbuka, ketika kalah dari petenis Spanyol, David Ferrer, di perempat final.

Roddick pun tampil tidak mengesankan. Unggulan ketujuh ini ditaklukkan pemain Perancis, Edouard Roger-Vasselin, dengan 6-4, 4-6, 7-5.

Petenis Amerika itu melorot ke urutan ke-30 dunia setelah mengalami cedera. Hingga sekarang, performanya belum membaik sehingga di lapangan rumput yang merupakan favoritnya ini, Roddick belum bisa tampil maksimal. Dia tak bisa mengalahkan lawannya yang berada di peringkat ke-67.

Kekalahan itu merupakan yang ke-11 dalam 18 pertandingan tahun ini bagi petenis berusia 29 tahun tersebut. Ini juga kian meningkatkan kekhawatiran tentang permainannya di Wimbledon, setelah tiga kali maju ke final sebelumnya.

 

Sumber :
ANT, AFP
Editor :
Aloysius Gonsaga Angi Ebo