Rabu, 13 Juni 2012

News

Akhir Menyedihkan buat Firda

  • Penulis :
  • Gatot Widakdo
  • Rabu, 13 Juni 2012 | 12:50 WIB
Firdasari Cedera Pemain tunggal putri Indonesia, Ardiyanti Firdasari, menginggalkan arena dengan kursi roda setelah cedera tumit kaki kanan saat menghadapi pemain China, Wang Yihan, di babak pertama turnamen bulu tangkis Djarum Indonesia Open Superseries Premier di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (13/6/2012). | KOMPAS/YUNIADHI AGUNG

JAKARTA, KOMPAS.com — Dengan menggunakan kursi roda, pebulu tangkis tunggal putri Indonesia, Adriyanti Firdasari, dibawa ke luar arena.

Cedera kaki kanan memaksa dia mundur dari pertandingan, menyerahkan kemenangan kepada pemuncak dunia asal China, Wang Yihan, pada babak pertama Djarum Indonesia Open 2012 di Istora Senayan, Jakarta, Rabu (13/6/2012) ini.

Firda pun tak mampu menutupi kesedihannya. Air matanya mengalir saat ribuan penonton memberi tepuk tangan untuk menyemangati. Buat Firda, ini akhir yang menyedihkan karena peluangnya ke Olimpiade London juga bisa buyar jika cedera kakinya parah.

Manajer tim Indonesia, Ricky Soebagja, mengatakan, awalnya Firda mengalami sakit di bagian telapak kaki. Namun, tak berapa lama setelah melakukan smes, Firda malah merasakan kaki kanannya tak bertenaga.

Firda pun langsung mendapat perawatan dokter dan tak berapa lama memutuskan mundur dalam kedudukan 7-7 di gim pertama.

"Firda masih ditangani tim dokter. Mudah-mudahan cederanya tidak parah. Tentu saja kejadian ini sangat mengecewakan buat Firda," kata Ricky.

Ditanya apakah Firda kemungkinan besar batal berangkat ke Olimpiade, Ricky mengatakan, hal ini akan diputuskan pengurus PBSI dengan melihat hasil pemeriksaan tim dokter.

"Ya, mudah-mudahan cederanya tidak parah," ujarnya.

Editor : Agus Mulyadi
Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
INDONESIA OPEN 2012 - KABAR ARENA