AFP/KENZO TRIBOUILLARD
Petenis Perancis, Rafael Nadal, bersama trofi Perancis Terbuka.
PARIS, Kompas.com - Rafael Nadal, yang baru saja mencatat sejarah sebagai petenis pertama yang tujuh kali menjuarai Grand Slam Perancis Terbuka, mengalami nasib sial. Menurut laporan polisi, Selasa (12/6/2012), petenis Spanyol ini kehilangan jam tangan mewah seharga 300.000 euro (sekitar Rp 3,535 miliar dengan kurs 1 euro: Rp 11.784) dari hotel di Paris, tempat dia dan orangtuanya menginap selama turnamen tersebut.
Orangtua Nadal memberikan laporan pada Selasa pagi, bahwa jam tangan tersebut, yang dipinjam dari pembuat jam mewah Richard Mille, telah hilang dari kamar mereka di sebuah hotel di Paris. Sebuah sumber di kepolisian menyebutkan, sesuai laporan, jam tangan itu dicuri.
Suratkabar Perancis melaporkan bahwa perusahaan tersebut meminjamkan jam tangan tersebut kepada Nadal untuk Perancis Terbuka, di mana si kidal dengan julukan "King of Clay" tersebut menjadi juara setelah menang atas pemain nomor satu dunia asal Serbia, Novak Djokovic. Keberhasilan tersebut membuat Nadal menciptakan sejarah baru di Roland Garros sebagai pemain pertama yang tujuh kali mengangkat trofi tersebut.
Mungkinkah kehilangan ini merupakan tumbal dari kesuksesannya? Tentu saja tidak, karena Nadal memang tampil sangat impresif sepanjang turnamen yang harus memasuki pekan ketiga akibat gangguan hujan.
