Senin, 4 Juni 2012

News

Pedrosa Kecewa Jadi "Runner-up", Sekaligus Kritik Lorenzo

  • Senin, 4 Juni 2012 | 18:39 WIB
Pebalap Repsol Honda, Dani Pedrosa. | AFP/JOSEP LAGO

CATALUNYA, Kompas.com — Dani Pedrosa mengakui, dirinya merasa tidak puas hanya berada di peringkat kedua GP Catalunya, Minggu (3/6/2012). Pebalap Repsol Honda ini merasa cukup yakin bisa mengalahkan kompatriotnya dari Spanyol yang menjadi andalan tim Yamaha, Jorge Lorenzo, untuk meraih kemenangan di hadapan publik mereka.

Pedrosa, yang start dari posisi kelima, langsung mengambil alih kendali jalannya lomba ketika lampu merah padam, tanda balapan dimulai. Selamat dari ancaman rekan setim Lorenzo, Ben Spies, yang jatuh pada lap kedua, Pedrosa terlibat pertarungan ketat dengan pemimpin klasemen sementara tersebut. Duo Spanyol ini sempat bertukar posisi sebelum Lorenzo mengambil keuntungan menjelang lap-lap akhir, dan membuat jarak yang cukup jauh.

Saya mencoba bertahan karena saya tahu kecepatanku di tikungan tak terlalu bagus. Dia terus berikan tekanan, saya mencoba untuk tetap konsentrasi, dan akhirnya saya membuat kesalahan dan terjadi "big wheelie".
-- Dani Pedrosa

"Saya mendorong sepanjang waktu dalam balapan ini. Saya benar-benar ingin meraih kemenangan," ujar Pedrosa, yang mengakui kecepatan motornya berkurang menjelang akhir balapan.

"Itu terjadi pada 10 lap terakhir dan seterusnya, saya mencoba untuk mempertahankan kecepatan, tetapi sulit menjaga kecepatan motorku sepanjang waktu saat keluar dan masuk tikungan.

"Saya mencoba untuk bertahan karena saya tahu kecepatanku di tikungan tidak terlalu bagus. Dia terus memberikan tekanan, saya mencoba untuk tetap menjaga konsentrasi, dan akhirnya saya membuat sebuah kesalahan dan terjadi big wheelie. Setelah itu saya mencoba untuk mengejar dan ternyata tak mampu.

"Posisi kedua sedikit mengecewakan karena saya sangat menginginkan kemenangan."

Pedrosa juga mengkritik bagaimana Lorenzo menyalipnya dalam pertarungan pertama mereka. Waktu itu, Lorenzo memanfaatkan sedikit celah saat akan masuk tikungan ke kanan ketika Pedrosa agak melebar.

"Pada awalnya saya mengalami sebuah momen yang sulit ketika Jorge melewatiku untuk pertama kali - —dia hampir tidak menyisakan ruang bagiku, saya hampir menyenggolnya, dan saya benar-benar harus menemukan caraku di tikungan pertama," ujar Pedrosa.

"Saya tidak tahu jika saya tetap lurus atau menikung. Saya akhirnya melakukannya dan sempat tertinggal jauh, tetapi kemudian bisa mengejar lagi dan kembali ke depan dan sedikit membuat jarak."

Dari lima seri perdana musim 2012 ini, Pedrosa empat kali selalu naik podium. Akan tetapi, dia belum pernah meraih kemenangan sehingga wajar jika di Catalunya ini tekadnya sangat kuat untuk naik podium utama. Kini, Pedrosa berada di peringkat ketiga klasemen sementara, terpaut 30 poin dari Lorenzo di puncak klasemen.

 

Sumber : autosport
Editor : Aloysius Gonsaga Angi Ebo