Senin, 20 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Senin, 20 Mei 2013 | 02:14 WIB
Subhan Aksa Targetkan 5 Besar di Acropolis Rally
Kamis, 24 Mei 2012 | 18:23 WIB
|
Share:
DOKUMEN DENIS COMMUNICATIONS Subhan Aksa (kanan).
Foto:

YUNANI, Kompas.com - Pereli muda Indonesia, Subhan Aksa, kembali lagi ke Acropolis Rally di Yunani, yang pernah dijajal dalam FIA World Rally Championship 2008. Kali ini, Subhan datang sebagai kontestan regular FIA 2012 Production World Rally Championship (PWRC).

Meskipun sudah pernah tampil, tetapi Subhan mengaku kaget melihat kondisi sekarang. Pasalnya, lintasan yang harus dijelajahi jauh lebih parah dari sebelumnya yang juga sudah cukup parah.

"Hancur banget. Perjalanan sudah seperti petualangan," tutur Ubank, panggilan driver Bosowa Rally Team itu, setelah menyelesaikan sesi survei selama tiga hari dari Senin (21/5/2012) hingga Rabu (23/5/2012) bersama navigatornya, Jeff Judd (Selandia Baru).

Untuk menyelesaikan survei sekaligus mengembangkan pacenote (panduan) Acropolis yang sudah dimiliki Jeff, mereka harus menempuh total jarak 1.700 km. Buruknya kondisi trek dan jauhnya jarak hingga membuat mereka terpaksa menginap pada survei hari Selasa (22/5) di hotel lain yang berjarak 264 km dari markas tim di Loutraki (service park).

Jeff, yang sudah berpengalaman di Acropolis menambahkan, reli ini memang terkenal dengan lintasannya yang buruk dan mudah merusak mobil. Karenanya, harus pintar memilih jalur.

"Jalurnya jelek seperti yang diharapkan dari rally Yunani, tidak terlalu banyak yang diubah pada pacenote-nya Subhan, mungkin nanti di rally New Zealand (21-24 Juni) akan kita coba sistem baru supaya bisa lebih enak terutama kalau tikungannya langsung atau berurutan harus pintar-pintar memelihara mobil supaya bisa survive," kata Jeff, yang baru kali ini menavigatori Ubank.

"Saya sudah tahu karakter Subhan dan skill-nya di belakang kemudi. Jika tak ada masalah teknis, saya yakin hasilnya akan bagus," tutup Jeff.

Dave McShane, Direktur Racetorque Australia, yang menyuplai Mitsubishi Lancer Evo X pacuan Ubank, juga sangat terkejut dengan parahnya kondisi lintasan. Ia bahkan sempat minta latihan dihentikan agar terhindar dari kerusakan. Untuk menyesuaikan lintasan, Dave pun memerintahkan tim mekanik meninggikan suspensi mobil sekaligus mengganti turbo, differensial, dan kopling dengan yang baru.

"Paling krusial di hari Jumat. SS-nya sepanjang 160-an km. Subhan harus jaga mobil di sepanjang jalur ini," ujar Dave.

Meski melelahkan, Ubank mengaku sangat menikmati berbagai tantangan yang dihamparkan Acropolis. Setingan mobil yang disiapkan Dave pun semakin klop dengan karakter mengemudinya. Itu sebabnya ia optimistis bisa mencapai hasil lebih baik dari Rally Argentina bulan lalu yang masuk 7 besar. Posisi 5 besar menjadi targetnya. (*)

 

Editor :
Aloysius Gonsaga Angi Ebo