Jumat, 24 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Jumat, 24 Mei 2013 | 15:02 WIB
Uber Juga Gagal, Lengkaplah Penderitaan Indonesia
Rabu, 23 Mei 2012 | 23:46 WIB
|
Share:
KOMPAS/TOTOK WIJAYANTO Pemain tunggal Tim Uber Indonesia, Lindaweni Fanetri.

JAKARTA, KOMPAS.com — Lengkaplah penderitaan Indonesia di ajang Piala Thomas dan Uber. Pasukan "Merah-Putih" gagal total karena tim Thomas dan Uber disingkirkan Jepang di perempat final turnamen beregu yang berlangsung di Wuhan, China, Rabu (23/5/2012) tersebut.

Tim Uber, yang sempat memangkas ketertinggalan 0-2 menjadi 2-2, akhirnya harus gigit jari. Pemain tunggal ketiga, Lindaweni Fanetri, yang tampil pada partai penentu, harus mengakui keunggulan Minatsu Mitani dalam pertarungan rubber game berdurasi 1 jam 8 menit.

Sempat menang 21-19 di game pembuka, Lindaweni menyerah di dua game selanjutnya dengan 13-21, 17-21. Dengan demikian, Jepang yang berhak maju ke semifinal, bertemu Korea Selatan yang menang 3-2 atas Taiwan.

Kegagalan tim Uber ini melengkapi hasil buruk Indonesia di perhelatan dua tahunan tersebut. Pasalnya, tim Thomas lebih dulu tersingkir setelah dikalahkan Jepang dengan skor 2-3.

Ini menunjukkan prestasi bulu tangkis Tanah Air sudah sangat terpuruk dan mencapai titik nadir. Oleh karena itu, perlu kerja keras dan penanganan serius dari PBSI untuk membangkitkan kembali prestasi bulu tangkis Indonesia yang dulu sangat disegani di muka bumi ini.

Editor :
Aloysius Gonsaga Angi Ebo