ponriau2012.com
Logo PON XVIII/2012
PEKANBARU, KOMPAS.com -- Anggota Delegasi Teknis Pengurus Besar Persatuan Boling Indonesia, Singgih Gunawan, merasa pesimistis pertandingan boling pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2012 di Riau dapat dilaksanakan di arena baru, kawasan Riau Town Square (Ritos). Keraguan muncul karena pembangunan arena boling berjalan sangat lamban, bahkan sampai sekarang masih belum mencapai 20 persen, sementara pelaksanaan PON tinggal 114 hari.
"Melihat arena boling baru itu, kami patut pesimistis. Gedungnya saja belum berdiri. Bagaimana mungkin pertandingan boling dapat dilakukan di sana. Gedung dan peralatan boling memerlukan persiapan lama sebelum dapat dipergunakan dengan optimal," tutur Singgih dalam perbincangan dengan Kompas, Kamis (17/5/2012) di Pekanbaru.
Meski demikian, Singgih masih memberi kesempatan kepada Panitia Besar PON untuk membuktikan janji menyelesaikan gedung baru itu. "Kami dari PB PBI tetap memberi kesempatan sambil menunggu realisasinya," ujar Singgih.
Meski demikian, kata Singgih, pihaknya sudah membicarakan alternatif pemindahan lokasi pertandingan dengan Pengurus Provinsi PBI Riau. Pertemuan itu membuahkan keputusan, apabila sampai akhir Agustus pembangunan arena baru belum selesai, pertandingan boling akan dipindah ke arena Hoki 88 di Jalan Riau, Pekanbaru.
"Kepastian bisa atau tidaknya pertandingan di bangunan baru, Ritos, sudah harus diketahui pada pertengahan Juni ini. Hal itu dimaksudkan agar pemilik Hoki 88, memiliki waktu untuk memperbaiki sarana dan prasarana boling yang berada di lantai empat sebuah pusat perbelanjaan kecil di pusat kota Pekanbaru itu," kata Singgih yang juga Ketua PBI Sumatra Utara.
Singgih juga meminta seluruh insan boling di Riau mau menghilangkan egoisme pribadi dan kelompok agar dapat bekerja sama menyukseskan cabang boling di PON Riau. "Saya mendengar ada riak-riak di internal insan boling di Riau. Saya cukup khawatir hal itu dapat mengganggu pelaksanaan nanti. Kami berharap, masalah itu dapat diselesaikan segera karena PON itu acara nasional dan Riau semestinya bangga dapat menjadi tuan rumah even olahraga paling besar di Tanah Air ini," ujar Singgih.

