Rabu, 20 Agustus 2014

News / Olahraga

Bulu Tangkis Diusulkan Masuk Olimpiade Solidaritas Islam

Sabtu, 5 Mei 2012 | 05:58 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Cabang olahraga bulu tangkis dan empat cabang lainnya akan diusulkan untuk dipertandingkan pada event Islamic Olympic Solidarity Games (IOSG) yang akan berlangsung di Riau pada tahun 2013.
     
Koordinator Bidang Kepelatihan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Hadi Wihardja, di Jakarta, Jumat (4/5/2012), mengatakan, pihaknya mengusulkan bulu tangkis, pencak silat, sepatu roda, panjat tebing, dan dragon boat (dayung) untuk bisa menjadi cabang olahraga tambahan IOSG.
     
"Kami akan mengusulkan beberapa cabang olahraga tambahan untuk bisa masuk IOSG tahun depan. Cabang-cabang tersebut sangat potensial bagi kita untuk mendulang medali emas," ujar Hadi Wihardja.
     
Hadi mengatakan, usulan tersebut akan disampaikan kepada panitia IOSG mengingat Indonesia sebagai tuan rumah tentunya mencanangkan sukses ganda, yakni sukses penyelenggaraaan dan sukses prestasi.
     
Upaya mengusulkan lima cabang tambahan tersebut saat ini tengah dimatangkan Satlak Prima dengan berbagai upaya, termasuk menyosialisasikannya kepada negara-negara peserta IOSG.  
     
Sejauh ini baru 19 cabang olahraga yang telah terdaftar dipertandingkan pada IOSG 2013, tetapi belum termasuk cabang-cabang seperti yang akan diusulkan.
     
Menurut Hadi, jika cabang-cabang tersebut dapat diterima maka hal itu merupakan kesempatan pula bagi Indonesia untuk meningkatkan pencitraan selaku tuan rumah penyelenggara.
     
"Sementara ini baru 19 cabang olahraga yang telah terdaftar untuk dipertandingkan, tetapi belum termasuk bulu tangkis, silat, dayung (dragon boat), sepatu roda, dan panjat tebing. Padahal, jika ada, itu bisa menguntungkan bagi kontingen Merah Putih," ujarnya.
     
Sesuai rencana, IOSG 2013 akan digelar pada 6-20 Juni 2013. Gubernur Riau Rusli Zainal beberapa waktu lalu menyatakan, pihaknya siap menggelar event internasional tersebut setelah daerahnya menjadi tuan rumah penyelenggaraan PON XVIII pada September mendatang.


Editor : A. Tjahjo Sasongko
Sumber: