Selasa, 24 April 2012

News

Lorenzo Bisa Samai Rossi di Jerez

  • Selasa, 24 April 2012 | 19:00 WIB
Pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo (kanan), berbincang-bincang dengan pebalap Ducati, Valentino Rossi, dalam jumpa pers di Motegi, Kamis (29/9/11). | AFP

KOMPAS.com — Dua pekan setelah seri pembuka yang berlangsung di Qatar, MotoGP 2012 mulai menggeliat lagi ketika balapan motor paling bergengsi ini berlangsung di Jerez, Spanyol, 29 April mendatang. Menarik untuk disaksikan, apakah pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, mampu meraih kemenangan lagi sehingga bisa menyamai prestasi Valentino Rossi, yang mengawali sebuah musim dengan dua kemenangan beruntun.

Rossi mengukir sejarah dua kemenangan beruntun kelas premier di awal musim pada tahun 2001 ketika dia masih bergabung dengan tim Honda. Selama 10 tahun sudah rekor itu bertahan, dan tak ada satu pun pebalap yang mampu menyamainya, termasuk Rossi sendiri, juga Casey Stoner, yang selalu memenangi empat seri pembuka dalam lima musim terakhir.

Nah, Lorenzo punya peluang sangat besar untuk menyamai torehan Rossi, mantan rekan setimnya. Layout Sirkuit Jerez yang cocok dengan Yamaha M1 tunggangan Lorenzo, membuat pebalap Spanyol tersebut sangat difavoritkan untuk meraih kesuksesan di hadapan publik sendiri. Apalagi dalam dua tahun terakhir Lorenzo selalu merajai GP Spanyol.

Tak cuma statistik tersebut. Hasil uji coba pra-musim juga memberikan indikasi bahwa Yamaha sangat tangguh di Jerez sehingga tak berlebihan jika optimisme tersebut (menang di Jerez) membubung tinggi.

Meskipun demikian, ancaman dari tim Repsol Honda patut diwaspadai. Stoner, yang berada di Swiss selama dua minggu untuk mengunjungi istri dan bayi perempuannya, pasti tak ingin dipecundangi lagi seperti pada seri pembuka di Qatar, meskipun saat itu dirinya mengaku mengalami persoalan pada lengan.

Rekan setim Stoner, Dani Pedrosa, juga bisa menjadi batu sandungan. Rekan senegara Lorenzo asal Spanyol ini sudah dalam kondisi fit 100 persen, dan diperkirakan akan menjadi rival terberat karena mereka sama-sama ingin membuktikan diri sebagai yang terbaik di Spanyol. Pedrosa telah menunjukkan bagaimana kekompetitifannya, ketika bersaing ketat dengan Lorenzo di GP Qatar, meskipun harus puas finis di posisi kedua.

Para pebalap lain yang berpotensi menjegal Lorenzo adalah rekan setimnya, Ben Spies, kemudian pasangan Yamaha Tech 3, Cal Crutchlow dan Andrea Dovizioso. Kemungkinan lain adalah kebangkitan tim Ducati, setelah Rossi meredakan rumor tentang ketidakharmonisan mereka dengan menyatakan setia kepada tim yang bermarkas di Bologna itu.

Juara dunia tujuh kali MotoGP tersebut baru saja menenangkan diri dengan mengikuti balapan roda empat di Monza. Dia berusaha melupakan hasil mengecewakan di Qatar karena Desmosedici GP12 sangat tidak kompetitif dan masih berkutat dengan persoalan utama seperti musim lalu, yaitu front-end.

Performa cukup menjanjikan Nicky Hayden di Qatar, juga bisa memberikan sinyal waspada. Akan tetapi, terlalu dini membayangkan Ducati akan bertarung untuk naik podium utama di GP Spanyol ini meskipun bisa muncul kejutan apabila balapan berlangsung dalam kondisi basah.

- Statistik juara 2 seri pertama MotoGP

Tahun             Seri 1 MotoGP        Seri 2 MotoGP        Juara Dunia
2001                       Rossi                   Rossi                     Rossi
2002                       Rossi                   Ukawa                   Rossi
2003                       Rossi                   Gibernau                Rossi
2004                       Rossi                   Gibernau                Rossi
2005                       Rossi                    Barros                  Rossi
2006                       Capirossi              Rossi                    Hayden
2007                       Stoner                  Rossi                    Stoner
2008                       Stoner                   Rossi                   Rossi
2009                       Stoner                   Lorenzo                Rossi
2010                       Rossi                    Lorenzo                Lorenzo
2011                        Stoner                  Lorenzo                Stoner

 

Sumber : gp
Editor : Aloysius Gonsaga Angi Ebo