AFP/KARIM JAAFAR
Pebalap Yamaha, Jorge Lorenzo, ketika memenangi GP Qatar, Minggu (8/4/12).
KOMPAS.com - Bos Jorge Lorenzo, Wilco Zeelenberg, mengakui kemenangan yang diraih pebalap asal Spanyol itu pada seri pembuka di Qatar, pekan lalu, merupakan hal yang sangat vital. Pasalnya, itu menjadi modal yang penting untuk menghadapi kompetisi yang super ketat.
Lorenzo menorehkan sejarah sebagai pebalap yang menjuarai seri pembuka era perdana MotoGP mesin 1.000 cc. Juara dunia 2010 ini memenangi laga dramatis setelah melibas pebalap Repsol Honda, Casey Stoner, tiga lap menjelang balapan usai. Ini juga jadi kemenangan perdana Lorenzo di Sirkuit Losail, yang sebelumnya menjadi panggung Stoner.
Kemenangan itu juga sedikit terbantu oleh persoalan kondisi Stoner yang bermasalah pada lengan kanannya, sehingga dia harus puas finis di posisi ketiga. Tetapi di sisi lain, Lorenzo menunjukkan performa dan mental yang kuat, dengan memenangi pertarungan dengan rekan setim Stoner, Dani Pedrosa, yang akhirnya finis di urutan kedua.
Zeelenberg mengatakan, kemenangan perdana Lorenzo sejak balapan di Misano, Italia, bulan September lalu, merupakan buah dari pertarungannya yang tak kenal menyerah. Lorenzo juga punya determinasi dan keinginan kuat, yang tidak ingin kalah.
"Di sana ada tiga pebalap yang bersama sepanjang musim, tetapi secara mental dia merupakan yang terkuat dan jika paketannya kompetitif, maka dia tidak pernah menyerah. Dia akan terus membuntuti mereka dan akan melewatinya, seperti yang dilakukan pada Casey," ujar Zeelenberg kepada MCN.
"Kita melihatnya lagi di Qatar apa yang sudah pernah kita lihat beberapa kali sebelumnya, bahwa sebenarnya dia tidak pernah menyerah, dan itulah poin terkuat yang dimilikinya. Kami membicarakannya pada awal pekan tentang bagaimana pentingnya start yang bagus. Kami berbicara tentang bagaimana jika kami memiliki peluang untuk menang, maka kami harus melakukannya, bukan untuk yang kedua.
"Kami tahu Casey sangat cepat di Qatar, dan ini lebih merupakan trek Honda dengan lintasan lurus yang panjang. Tetapi ketika anda mulai menang, maka itu mengubah sesuatu, meskipun berada di posisi kedua juga tidak terlalu buruk."

