Rabu, 22 Mei 2013
Selamat Datang   |      |  
Kompas.com
Rabu, 22 Mei 2013 | 14:13 WIB
GP2
Rio Latihan Simulasi di Inggris
Penulis : Emilius Caesar Alexey | Selasa, 10 April 2012 | 21:37 WIB
|
Share:
Rio Haryanto

JAKARTA, KOMPAS.com — Pebalap Indonesia yang berlaga pada ajang GP2, Rio Haryanto, kembali berlatih simulasi dan fisik di Inggris. Rio juga menyiapkan beberapa setelan mesin untuk bertarung pada GP2 seri Bahrain.

"Saya di Inggris untuk latihan fisik sampai pekan depan. Selain itu, saya juga akan latihan simulasi dengan komputer untuk mengenal sirkuit di Bahrain," kata Rio, Selasa (10/4/2012), saat dihubungi Kompas dari Jakarta.

Latihan simulasi diperlukan Rio karena pebalap berusia 19 tahun ini belum pernah berlaga di Sirkuit Sakhir, Bahrain. Dalam simulasi itu, Rio akan masuk ke alat berbentuk kokpit mobil dengan layar yang menggambarkan lintasan di Sirkuit Sakhir.

Alat simulasi itu memiliki kelengkapan mobil yang sama persis dengan fasilitas mobil yang dikendarai Rio dalam GP2. Dengan simulasi ini, Rio diharapkan dapat tampil optimal saat mengikuti GP2 seri kedua dan ketiga di Sirkuit Sakhir.

"Alat simulasinya tampak seperti video game. Namun, catatan waktunya sangat mirip dengan kondisi asli jika kita melaju di sirkuit itu. Pengenalan sirkuit dengan cara ini sangat saya butuhkan karena tidak mungkin berlatih di sana sebelum sesi latihan resmi," kata Rio.

Selain latihan simulasi, pebalap yang disponsori PT Pertamina itu juga digembleng dengan latihan fisik oleh tim Marrusia Carlin. Latihan fisik diperlukan karena Rio harus menghadapi dua balapan di setiap seri.

Balapan pertama membutuhkan waktu sampai satu jam dan balapan kedua sekitar 45 menit. Meskipun digelar pada hari berbeda, setiap balapan bakal sangat menguras energi, terutama jika digelar pada suhu yang panas, seperti di Bahrain.

"Konsentrasi adalah kunci di setiap perlombaan. Saya harus terus berlatih fisik agar stamina dan konsentrasi tidak terganggu selama lomba," ujarnya.

Editor :
Marcus Suprihadi