JAKARTA, KOMPAS.com -- KONI Pusat menetapkan bahwa tiga cabang tambahan, yakni hoki, drumband, dan dansa, akan tetap dilombakan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XVIII, 2012.
Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman mengatakan, KONI Pusat tetap akan mematuhi keputusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang memenangkan gugatan KONI Jawa Barat. "KONI mau taat hukum," ujar Tono, Rabu (21/3/2012) di Jakarta.
KONI Jawa Barat mengajukan gugatan supaya KONI Pusat dan Pengurus Besar PON melombakan empat cabang, yakni hoki, drumband, dansa, dan berkuda.
Selain itu, menurut Tono, rekomendasi atas tiga cabang itu juga diputuskan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) KONI Pusat pada Januari 2012.
Keputusan untuk tetap mementaskan tiga cabang itu akhirnya diambil dalam rapat antara KONI Pusat dan sejumlah KONI daerah, Rabu sore hingga petang. "Semua KONI daerah yang hadir setuju untuk melombakan tiga cabang itu. Tidak ada penolakan," ungkap Tono.
Menurut Tono, tiga cabang yang sebelumnya tidak akan dilombakan pada PON Riau itu, karena masalah pendanaan. "Saya akan segera menghadap Menpora untuk memaparkan kekurangan pendanaan tersebut. Tentunya kekurangan dana total yang dihadapi PB PON," ujar Tono.
Ia berharap dengan melaporkan kekurangan pendanaan tersebut, Menpora akan meneruskan kekurangan tersebut ke DPR supaya kekurangan pendanaan PON diagendakan dalam pembicaraan di DPR. "Saya yakin, Menpora dan DPR akan membantu kekurangan dana itu," ujarnya.
Terkait pendanaan, dengan adanya tambahan tiga cabang dalam PON Riau, Tono memperkirakan untuk panitia pelaksana pertandingan tiga cabang itu saja setidaknya dibutuhkan tambahan Rp 2,5 miliar.
